Banjir merendam rumah di Sulsel
Banjir merendam rumah di Sulsel

Daerah Diminta Siaga Bencana

Nasional bencana longsor bencana banjir
Media Indonesia • 25 Januari 2019 15:12
Jakarta: Dalam sepekan ke depan sejumlah wilayah di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, dan Papua diprediksikan dilanda hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.
 
Curah hujan tinggi, angin kencang, dan gelombang tinggi itu berpotensi menimbulkan rob, banjir bandang, dan tanah longsor hingga akhir Januari.
 
"Pemerintah daerah dan warga diminta waspada bencana. Ada aliran massa udara basah dari Samudra Hindia ke Jawa, Kalimantan, Bali, NTB, dan NTT. Hal itu menyebabkan tingginya penguapan dan pertumbuhan awan yang memicu hujan lebat," kata Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Taufan Maulana, Kamis 24 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BMKG juga memantau adanya tiga bibit badai tropis di wilayah Indonesia. Salah satunya di Laut Timor yang berpotensi menjadi siklon tropis lalu menimbulkan angin kencang di atas 25 knot yang menyapu Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.
 
"Warga di pesisir perlu mewaspadai gelombang 2,5-6 meter di perairan Aceh, perairan Lampung, Selat Sunda, perairan Banten, Laut Jawa, Laut Bali, Wakatobi, Laut Banda, Laut Arafuru, Laut Natuna Utara, Selat Makassar, Selat Lombok, Samudra Hindia selatan, Laut Flores, dan Laut Sawu," lanjut Taufan.
 
Peta bencana
 
Dalam menanggapi seruan BMKG, Pemprov Sumsel sudah memetakan daerah rawan bencana. Sebagaimana diungkap Gubernur Sumsel Herman Deru, kemarin.
 
"Selain Palembang, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Musirawas, Ogan Komering Ilir, dan OKU Timur menjadi langganan banjir dan tanah longsor," tutur Herman Deru.
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau, Edwar Sanger, pun memastikan pihaknya sudah berkoordinasi menghadapi ancaman banjir yang rutin melanda wilayah tersebut.
 
"Insyaallah semua berjalan baik. Potensi hujan terjadi di Riau bagian barat, tengah, utara, dan sebagian selatan pada siang atau sore dan malam hari," tutur Edwar.
 
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Jeneponto, Gowa, Maros, Soppeng, Barru, Wajo, Sidrap, Bantaeng, Pangkep, dan Kota Makassar, Rabu (23/1), mengakibatkan korban meninggal 30 orang, 25 hilang, 47 luka-luka, 5.825 terdampak, 3.321 mengungsi, 76 rumah rusak, 2.694 rumah terendam, 11.433 hektare sawah terendam, 9 jembatan rusak, 2 pasar rusak, 6 unit fasilitas ibadah rusak. dan 13 sekolah rusak.
 
"Kami minta Bulog mengirim 20 ton beras. Kami sedang memikirkan terendamnya lahan pertanian dan ternak yang hanyut. Bagaimana produksi pertanian ke depan," tandas Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.
 
Kepala BNPB Doni Monardo meminta masyarakat terus mewaspadai hujan lebat dan angin kencang selama Januari-Februari.
 
"Kami telah menyalurkan bantuan Rp250 juta ke Maros, Makassar, Gowa, dan Jeneponto," kata Doni seusai menghadap Presiden Joko Widodo, di Istana Kepresidenan, Jakarta.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi