Ilustrasi sosialisasi Perbup PKM. Medcom.id/ Rhobi Shani
Ilustrasi sosialisasi Perbup PKM. Medcom.id/ Rhobi Shani

Pemkab Jepara Gandeng KIM Sosialisasikan Perbup PKM

Nasional Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Pencegahan Covid-19 Protokol Covid-19 protokol kesehatan Ingat Pesan Ibu
Rhobi Shani • 22 Oktober 2020 18:30
Jepara: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah, menggandeng Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Serta Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan di Kabupaten Jepara.
 
Kepala Bidang Komunikasi pada Dinas Kominikasi dan Informasi Kabupaten Jepara, Wahyanto, mengatakan KIM merupakan lembaga strategis di masyarakat untuk menyalurkan informasi. Utamanya masyarakat yang berada di tingkat desa.
 
"Tiap-tiap desa sudah mempunyai KMI, mereka kami gandeng untuk ikut mensosialisasikan apa yang sudah kami laksanakan dalam penerapan Perbup ini," kata Wahyanto saat dikonfirmasi, Kamis, 22 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 4.432 Orang dalam Sehari
 
Dia menjelaskan banyak pihak yang terlibat dalam menyampaikan informasi soal pencegahan covid-19. Diharapkan kegiatan ini membantu menekan penyerbarluasan covid-19. "Semakin banyak yang terlibat dalam penanganan Covid -19, kasus covid semakin turun dan Jepara bisa segera ke zona kuning," jelas Wahyanto.
 
Sementara Kepala Bidang Penertiban dan Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Anwar Sadat, mengatakan hingga saat ini penegakan Perbut PKM dengan memberi sanksi penyitaan KTP sudah cukup masif. Operasi disiplin protokol kesehatan tiap juga sudah dilakukan.
 
"Operasi protokol kesehatan menyasar titik-titik keramaian, tidak hanya di wilayah perkotaan tapi juga di desa-desa," ungkap Sadat.
 
Salah satu pengurus KIM Desa Mambak, Abdul Rosyid, mengatakan sampai saat ini masih ada perbedaan pemaknaan Perbup PKM. Itu seperti berkait dengan pentas hiburan. "Kalau bisa soal hiburan sama. Jangan di daerah lain boleh, tapi di daerah satunya tidak boleh," kata Rosyid.
 
Pemerintah melalui Satgas covid-19 atau #satgascovid19 juga tak bosan-bosannya terus menyosialisasikan kampanye #ingatpesanibu yakni jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakai masker, #jagajarak dan #hindarikerumunan serta #cucitangan #cucitanganpakaisabun.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif