Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/10/2019). ANTARA FOTO/Moch Asim
Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/10/2019). ANTARA FOTO/Moch Asim

Legislatif Sarankan Pemkot Surabaya Tak Reaktif soal Bau di Stadion GBT

Nasional Piala Dunia U-20
Syaikhul Hadi • 04 November 2019 21:10
Surabaya: Fraksi Partai NasDem-Demokrat DPRD Kota Surabaya menyarankan agar Pemerintah Kota Surabaya tidak mudah reaktif dalam menanggapi berbagai masukan soal Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Terutama soal bau sampah yang disebut-sebut menyelimuti kawasan stadion.
 
Sekretaris Fraksi NasDem-Demokrat DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi'i mengatakan terpilihnya kota Surabaya sebagai salah satu dari sekian kota di Indonesia untuk pertandingan Piala Dunia U-20 mendatang, merupakan kebanggaan tersendiri bagi Kota Surabaya. Sebab, momentum seperti itu merupakan momentum langka dikancah internasional.
 
"Kami warga Surabaya patut bangga, jika Surabaya terpilih sebagai venue pertandingan Piala Dunia. Karena momen seperti ini sangat sulit sekali," kata Imam, Senin, 4 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, pihaknya mewanti-wanti agar Pejabat Pemkot Surabaya tidak reaktif dalam menanggapi berbagai masukan. Seperti yang disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Stadion GBT beberapa waktu lalu.
 
"Saya kira apa yang disampaikan Bu Khofifah soal (bau) di stadion tidak berlebihan. Karena apa yang disampaikan beliau itu spontan ketika berkunjung ke sana," katanya.
 
Seharusnya, kritikan itu tidak dijadikan sebagai wacana adu argumen, tapi dijadikan sebagai bahan masukan untuk melakukan pembenahan agar menjadi lebih baik lagi.
 
"Kalau sifatnya kritik membangun, ya harus berbenah. Kritik itu bisa datang dari siapa saja, tak terkecuali. Mungkin pas saat itu yang datang ke sana Bu Khofifah," jelasnya.
 
Selaku Gubernur Jawa Timur, Khofifah juga memiliki andil dalam kesiapan piala Dunia U-20. Mengingat, piala dunia merupakan momentum besar. Sehingga jika salah satu lapangan di Surabaya tidak siap dalam menyambut piala dunia, maka bisa digantikan dengan kota lain yang ada di Jawa Timur.
 
"Saya kira hal yang wajar jika Gubernur ingin memastikan kesiapan kotanya di Jawa Timur dalam menyambut Piala Dunia nanti. Jangan sampai ada salah satu perwakilan FIFA berkunjung ke Stadion GBT terus menyaksikan langsung bau tak sedap yang ada sekitaran GBT, dan bisa dipastikan Surabaya tidak akan masuk sebagai kota terpilih dalam pertandingan Piala Dunia nanti," tandasnya.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif