Sejumlah pasien korban gempa dirawat di tenda sementara di RSUD Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Sejumlah pasien korban gempa dirawat di tenda sementara di RSUD Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Banyak Korban Gempa Cianjur Dirikan Posko Pengungsian Mandiri

Media Indonesia • 24 November 2022 17:21
Cianjur: Warga Desa Cirumput Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur yang terdampak gempa melakukan pengungsian mandiri. Mereka berinisiatif membuat tenda darurat dari alat seadanya di tempat-tempat yang bisa dimanfaatkan.
 
Kepala Desa Cirumput, Beni Irawan, mengaku pengungsian mandiri merupakan inisiatif masyarakat. Mereka belum berani mendiami rumah karena sampai saat ini masih terjadi gempa susulan.
 
"Kami juga belum mengizinkan warga berdiam di rumah karena masih terjadi gempa susulan. Warga membuat tenda dari terpal. Ada yang di pematang sawah maupun lahan lain yang bisa dimanfaatkan," terang Beni, Kamis, 24 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rata-rata warga di satu RT ada yang membuat 2-4 tenda. Sekaligus juga mengawasi kondisi lingkungan karena dikhawatirkan ada oknum yang memanfaatkan situasi.
 
"Baik yang terdampak ataupun tidak, tetap rumahnya aset mereka," ucapnya.
 
Baca: Dinkes Kota Bandung Tegaskan Jangan Ada RS Tolak Pasien Korban Gempa Cianjur

Untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat, kata Beni, diakuinya belum maksimal karena keterbatasan. Namun pemerintah desa terus berupaya agar semua kebutuhan masyarakat bisa tercukupi.
 
"Perlu diingat, dampak gempa itu akan lama. Jadi semua harus diatur. Makanya, kami membuka posko bencana dengan manajemen sendiri. Semua penyaluran bantuan dilakukan by data karena khawatir ada yang menerima, ada yang tidak," ucapnya.
 
Di wilayahnya, sebut Beni, masih terdapat daerah yang terisolasi. Lokasinya berada di dua RT di Kampung Babakan.
 
"Aksesnya terputus. Tapi kami upayakan kebutuhan logistik terpenuhi tapi dengan pengaturan," ujarnya.
 
Kondisi serupa terjadi di kawasan perkebunan teh Maleber, Desa Ciherang Kecamatan Pacet. Warga sempat kesulitan mendapatkan terpal yang dijadikan tenda pengungsian.
 
"Mereka yang mengungsi merupakan warga Kampung Maleber dan Baros. Kami sempat kekurangan terpal. Tapi sekarang sudah ada bantuan 5 terpal," terang Hendri Adrianto, tokoh pemuda setempat.
 
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengaku sudah berkoordinasi dengan BNPB menyangkut pendistribusian logistik bagi masyarakat korban terdampak gempa. Sesuai arahan, pendistribusian dilakukan secara sistematis dan terorganisir dengan baik.
 
"Semua bantuan melalui posko. Jadi tidak sendiri-sendiri menyalurkannya supaya tidak lagi terjadi masalah pendistribusian. Semuanya nanti jadi merata," kata Doni.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif