Ilustrasi Salat Id/Antara/Dhemas Reviyanto
Ilustrasi Salat Id/Antara/Dhemas Reviyanto

Kemenag Gunung Kidul Izinkan 1.230 Titik Laksanakan Salat Id Berjemaah

Nasional kementerian agama Virus Korona pandemi covid-19 Idulfitri 2021 Lebaran 2021
Antara • 12 Mei 2021 20:51
Gunung Kidul: Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengizinkan 1.230 titik pelaksanaan salat Id berjemaah. Salat boleh dilakukan di masjid, musala, dan lapangan di zona hijau dan kuning.
 
"Sejauh ini, 1.230 titik lokasi pelaksanaan salat Id yang mengajukan izin pelaksanaan salat yang berada di zona hijau dan kuning," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenag Gunung Kidul Arif Gunadi di Gunung Kidul, Rabu, 12 Mei 2021. 
 
Ia mengatakan Kemenag Gunung Kidul menerjunkan 163 penyuluh untuk memantau pelaksanaan salat Id di ribuan titik tersebut. Mulai dari penerapan protokol kesehatan hingga mekanisme pengaturan jemaah selama beribadah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arif berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan secara penuh saat salat Id besok, Kamis, 13 Mei 2021. Jika tidak patuh, maka kegiatan berpotensi dibubarkan petugas hingga aparat.
 
"Kami melakukan pendekatan persuasif kepada jemaah, mematuhi protokol kesehatan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Protokol kesehatan adalah harga mati dalam pelaksanaan salat Id," tutur dia.
 
Baca: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Jatim Siagakan 85 Ribu Perawat
 
Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty memastikan lebih dari 96 persen rukun tetangga (RT) di Gunung Kidul masuk zona hijau. Tidak ada RT masuk berada di zona merah. 
 
"Namun terdapat dua RT yang masih berstatus zona oranye. Keduanya berada di Kecamatan Patuk dan Saptosari," papar Dewi.
 
Ia mengatakan, sesuai aturan terkait kegiatan kemasyarakatan, dua wilayah zona oranye ini tak diperkenankan menggelar salat Id secara berjemaah. Mereka lebih dianjurkan untuk ibadah di rumah masing-masing bersama keluarga inti.
 
"Warga di zona oranye bisa mengikuti salat Id berjemaah di lokasi lain. Kami hanya meminta mematuhi protokol kesehatan," ucap dia. 
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif