ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Rencana KBM Tatap Muka, Pemkot Bekasi Kirim Surat ke Kemendikbud

Nasional Virus Korona sekolah Pembelajaran Daring protokol kesehatan
Antonio • 16 November 2020 14:07
Bekasi: Pelaksanaan simulasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Kota Bekasi memperhatikan tingkat pengendalian penyebaran covid-19 di wilayah setempat. Saat ini, Pemkot Bekasi telah berkirim surat terkait dengan rencana simulasi tersebut ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
 
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menjelaskan Kemendikbud melihat pada zona wilayah penyebaran covid-19 suatu daerah dalam sekolah tatap muka. Namun, pihaknya mengacu pada pengendalian penyebaran covid-19 yang telah berlangsung selama beberapa bulan kebelakang.
 
"Kalau kita lihatnya secara pengendalian. Kalau pengendalian kan berapa ya bisa dikendalikan tapi kalau zona, satu kelurahan ada satu dianggap (zona) merah ya itu enggak boleh (KBM tatap muka)," kata Rahmat di Bekasi, Senin 16 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati demikian, Rahmat menekankan, pihaknya akan terus memperhatikan pengendalian penyebaran covid-19 dengan terus mempersiapkan infrastruktur untuk mencegah penyebaran.
 
"Alhamdulillah dilihat angka kesehatan kita tinggi,angka meninggalnya rendah, 7.500 terkonfirmasi dari 2,4 juta. Tapi yang paling penting pengendalian dan infrastruktur," ujarnya.
 
Baca:Penyebab Kebakaran di Polda Jatim Masih Misteri
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, mengatakan pihaknya telah berkirim surat ke Kemendikbud soal rencana KBM tatap muka. Pihaknya juga belum menetapkan tanggal pelaksanaan serta sekolah yang menjadi lokasi simulasi.
 
"Kita masih dalam proses pembahasan, lagi kita atur peraturan dan kegiatannya. Iya itu (sekolah tempat simulasi) juga termasuk dalam pembahasan, kita kan melibatkan semua unsur," ujarnya.
 
Sebelumnya, Pemkot Bekasi kembali berencana melakukan simulasi KBM tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19. Hal tersebut dilakukan dengan memperhatikan sejumlah kondisi di Kota Bekasi.
 
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjelaskan terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian pihaknya sehingga berencana untuk kembali melakukan simulasi KBM tatap muka.
 
"Adanya tuntutan sebagian besar orang tua yang ingin sekolah tatap muka dilaksanakan serta kemapuan para medis mulai dari tingkat puskesmas rumah sakit sangat memadai," kata Tri di Bekasi, Kamis, 12 November 2020.
 
Dia menjelaskan KBM tatap muka juga didukung tingkat penyebaran covid-19 yang relatif terkendali dan kesadaran warga menerapkan 3 M (Menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan), protokol kesehatan semakin baik.
 
Baca:Kota Bekasi Berencana Simulasi KBM Tatap Muka

 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif