Penyidik saat membawa Wabup Kabupaten OKU Johan Anuar untuk dilakukan penahanan, Selasa malam, 14 Januari 2020. (Foto: Medcom.id/Gonti Hadi Wibowo)
Penyidik saat membawa Wabup Kabupaten OKU Johan Anuar untuk dilakukan penahanan, Selasa malam, 14 Januari 2020. (Foto: Medcom.id/Gonti Hadi Wibowo)

Pelimpahan Berkas Penyidikan Kasus Wabup OKU Dikebut

Nasional kasus korupsi
Gonti Hadi Wibowo • 15 Januari 2020 18:43
Palembang: Polda Sumatra Selatan segera melimpahkan berkas penyidikan kasus penggelembungan anggaran lahan pemakaman umum atas tersangka Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Johan Anuar ke kejaksaan.
 
“Pemberkasan kita percepat sebab tersangka yang lain sudah selesai semua dan hanya tinggal satu orang ini saja (Johan Anuar) yang belum,” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Menurut Supriadi, berkas penyidikan Johan hanya tinggal pengumpulan barang bukti. “Kasusnya tidak terlalu sulit karena kejahatan dan modusnya itu sama seperti tersangka lain yang telah ditahan," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Supriadi pun mempersilakan Johan menuntut balik penyidik Polda Sumsel atas kasus dan tindakan penahanan kepada Propam maupun Bareskrim Mabes Polri. Ia meyakini tindakan Polda Sumsel telah sesuai hukum.
 
"Kan penyidik menganggap alat bukti cukup makanya kami berani melakukan penahanan,” katanya.
 
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel sebelumnya langsung menahan Johan Anuar pada, Selasa, 14 Januari 2020. Johan Anuar ditahan setelah dilakukan pemeriksaan selama 12 jam terkait dugaan korupsi penggelembungan dana lahan pemakaman umum di OKU.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif