Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Kualu, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (14/8/2019). ANTARA FOTO/Rony Muharrman.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Kualu, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (14/8/2019). ANTARA FOTO/Rony Muharrman.

Polda Babel Patroli Udara Setiap Hari Pantau Karhutla

Nasional kebakaran lahan dan hutan
Rendy Ferdiansyah • 15 Agustus 2019 13:46
Jakarta: Kepolisian daerah (Polda) Kepulauan Babel melakukan patroli udara dengan helikopter setiap hari untuk mengantisipasi Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kapolda Kepulauan Babel Brigjen Istiono mengatakan pihaknya harus melakukan pantauan udara setiap hari untuk mengetahui titik-titik karhulta di Babel.
 
"Memang titik panas terpantau dari Hotspot tapi kan itu belum tentu karhutla, nah kita lakukan pantauan udara dengan helikopter, sebab dengan pantauan itu kita bisa memastikan titik karhutla," kata Istiono di Bangka Belitung, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Istiono menjelaskan setelah diketahui ada titik karhutla, pihaknya akan langsung menginformasikan agar segera untuk dilakukan pemadaman,"dengan begitu, api tidak sempan meluas, karena tim gabung langsung sigap lakukan pemadaman," jelas Istiono.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain melakukan pantauan udara, menurut Istiono, ia juga telah mengintruksi seluruh Polres jajaran untuk rutin melakukan pantauan di lokasinya masing-masing dan melakukan pemadaman.
 
"Di titik-titik rawan karhutla, saya sudah perintahkan polres jajaran untuk memasang spanduk tanda larangan membakar hutan," ungkap Istiono.
 
Sementara Kepala BPBD Babel Mikron Antariksa mengatakan terpantau satelit ada 24 titik panas atau hotspot tersebar di Bangka 5 titik, Bangka Barat 6 titik, Bangka Selatan 7 titik, Bangka Tengah 4 titik dan Belitung Timur 2 titik.
 
"Total 24 titik panas terpantau satelit, berada di 5 kabupaten di Babel dengan titik terbanyak ada di Bangka Selatan, sedangkan untuk tingkat akurasinya terendah 39 persen dan yang tinggi 80 persen," jelas Mikron.
 
Mikron menambahkan kendati intensitas karhutla saat ini tinggi. Namun dengan kesigapan tim gabvung api mudah di padamkan sehingga tidak meluas dan asap tidak mengganggu warga.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif