Petugas memeriksa kendaraan yang masuk ke area Balai Kota Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)
Petugas memeriksa kendaraan yang masuk ke area Balai Kota Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Pengamanan Objek Vital di Surabaya Diperketat

Nasional Ledakan di Polrestabes Medan
Syaikhul Hadi • 14 November 2019 13:34
Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, bersama Polri dan TNI memperketat pengamanan objek-objek vital di Surabaya. Hal ini guna mengantisipasi potensi ancaman pascateror Bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatra Utara, pada Rabu, 13 November 2019.
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya, Eddy Christijanto, objek vital yang mendapatkan pengamanan ekstra di antaranya perkantoran, lingkup pemerintahan, mal pelayanan publik, dan balai kota Surabaya.
 
“Pengamanan sudah sistematis, tapi ini yang lebih kita tingkatkan. Kita juga sudah melengkapi petugas jaga (Linmas) di setiap objek vital dengan rompi antipeluru,” ungkap Eddy, Kamis, 14 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nantinya, setiap pengunjung yang datang, akan melewati proses screening dan dilakukan pemeriksaan di pintu masuk maupun pintu keluar. Pemeriksaan juga berlaku bagi kendaraan pengunjung yang datang.
 
“Kita lakukan pemeriksaan kendaraan dan barang bawaan pengunjung dengan metal detector,” tambahnya.
 
Selain itu, pengawasan juga dilakukan di tempat-tempat ibadah seperti gereja dan lain-lain. Bahkan peningkatan pola pengamanan juga dilakukan di kantor-kantor kecamatan, kelurahan, hingga pos-pos terpadu yang tersebar di beberapa wilayah Kota Surabaya
 
“Di pos-pos terpadu kita juga meningkatkan pengamanan, namun kita imbau kepada petugas jaga pos terpadu agar tidak berada di dalam area tapi di luar,” pungkasnya.
 
Pemkot Surabaya telah mengumpulkan jajaran Linmas dan Satpol PP agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat pun diimbau tidak panik merespons peristiwa yang terjadi di Medan, Sumatra Utara. Namun, jika masyarakat menemukan orang tidak dikenal yang mencurigakan, bisa dilaporkan ke petugas.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif