Kampung Markisa Disulap Jadi Destinasi Wisata Bernuansa Asian Games

Hendrik Simorangkir 22 Juli 2018 14:35 WIB
asian games 2018
Kampung Markisa Disulap Jadi Destinasi Wisata Bernuansa Asian Games
Kampung Markisa, Karawaci, Tangerang, bernuansa Asian Games. (Foto: Hendrik S)
Tangerang: Heboh Asian Games 2018 sudah terasa di beberapa daerah, sejak obor Asian Games diarak keliling Indonesia. Meski akan dihelat pada Agustus nanti, sejumlah kota yang menjadi venue berbenah diri. 

Salah satunya di Kota Tangerang, Banten. Warga Kampung Markisa, RW 02, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Tangerang, menyulap kampungnya untuk menghadirkan nuansa Asian Games. 

Remaja hingga warga lanjut usia, antusias menghias lingkungan mereka dengan mural berbagai macam cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games, serta pernak-perniknya. 



Kampung Markisa, RW 02, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Tangerang. (Foto: Hendrik S)

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, dirinya sangat terkesan dengan semangat masyarakat Kampung Markisa yang bergotong royong menyulap dan mempercantik permukimannya yang dulu kumuh menjadi kampung wisata.

"Mudah-mudahan ini bisa menginspirasi buat kampung-kampung yang lain. Sehingga, kampung-kampung yang lain kehidupannya bisa lebih tertata, lebih sehat, dan beraih," ujar Arief saat meresmikan wisata baru tersebut, Minggu 22 Juli 2018. 

Arief menambahkan keberadaan Kampung Markisa bisa meningkatkan kesejahteraan warga masyarakatnya.

"Saya berharap nanti juga punya produk unggulan dan kalau bisa dibikin oleh-oleh khas Kampung Markisa," katanya. 

Kampung Markisa ini disulap dalam jangka waktu satu tahun sebagai lokasi berswafoto dengan pilihan mural bernuansa Asian Games dan perkebunan. Sebelumnya, lokasi wisata yang berada di pinggir jalan ini merupakan langganan banjir.

"Sebelumnya, saya ingat sekali ini adalah lokasi langganan banjir, mau hujannya deras atau cuma gerimis, pasti tempat ini banjir. Namun, sekarang saya apresiasi kreatifitas warga yang langsung merubah lokasi ini jadi tempat wisata yang bersih dan nyaman," jelas Arief.

Ketika para pengunjung masuk, mereka akan disambut dengan ratusan mural cantik Asian Games, serta lukisan tema perkebunan sepanjang jalan. 

Selanjutnya, para pengunjung juga langsung diarahkan ke lokasi perkebunan Markisa dan tanaman organik. Di perkebunan Markisa itu, pengunjung bisa belajar menanam atau berkebun dan mencicipi hasil perkebunan.

Lelah berfoto dan berkebun, wisatawan bisa mengunjungi lokasi kuliner yang disediakan. Dari makanan khas Tangerang sampai makanan kekinian hadir memanjakan lidah para pengunjung.

"Kulinernya ada banyak, ada khas Tangerang, seperti laksa, dodol ataupun makanan kekinian yang saya coba tadi yakni es manohara dan miredagi," ungkap Arief.

Arief berharap, keseriusan Pemprov Banten untuk mengembangkan berbagai destinasi wisata di Kota Akhlakul Karimah segera terwujud.

"Mohon dukungan Pemprov Banten untuk programnya," ucapnya.

Tyo, salah seorang pengunjung lokal mengatakan, untuk wisata baru tersebut sangat bermanfaat lantaran tidak hanya sebagai tempat berfoto namun juga bisa sebagai lokasi mengedukasi.

"Saya tahu lokasi ini dari Instagram, katanya bagus dan baru akan diresmikan. Jadi, ya saya datang sama rekan dari Tangerang juga. Kesan pertama masuk ke sini itu keren, karena mural Asian Games-nya, tadi sempat foto-foto dulu. Bagus ini, jadi wisatanya bukan cuma foto-foto saja bisa belajar juga," ungkapnya.

Untuk menuju ke lokasi cukup mudah, bisa menggunakan kendaraan pribadi dan umum dengan penunjuk arah RS Hermina Tangerang. Para pengunjung nantinya dapat berjalan menuju lokasi sejauh lima meter. Namun, untuk yang membawa kendaraan disarankan untuk mencari lokasi parkir sebelum masuk ke Kampung Markisa.




(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id