Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Pemkot Solo Khawatirkan Peningkatan Kasus Covid-19 Pada Anak

Nasional Virus Korona New Normal
Triawati Prihatsari • 28 Mei 2020 13:56
Solo: Pemerintah Kota Solo mengkhawatirkan pertambahan kasus positif covid-19 (korona) pada anak. Padahal, pemerintah dalam waktu dekat ingin berencana membuka kembali aktivitas belajar mengajar di sekolah.
 
"Dari 33 orang terkonfirmasi positif korona warga Solo, empat di antaranya anak-anak. Bahkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang terpantau anak-anak juga cukup banyak, terakhir kemarin (Rabu) bertambah dua PDP dari usia anak-anak bahkan bayi," ujar Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, di Solo, Kamis, 28 Mei 2020.
 
Kini, Pemkot Solo tengah menyiapkan skenario new normal terbaik di bidang pendidikan. Jika berjalan sesuai jadwal, new normal di Kota Solo akan segera diterapkan selesai perpanjangan masa kejadian luar biasa (KLB), 7 Juni 2020 mendatang. Hal itu juga berlaku pada bidang pendidikan untuk tahun ajaran baru 2020/2021 dijadwalkan mulai 1 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk new normal utamanya difokuskan pada poin ketika anak-anak mulai masuk sekolah, Juli. Maka mendekati itu, Juni kita berupaya menyiapkan skenario terbaik pencegahan penularan virus ini," imbuh Ahyani.
 
Beberapa hal yang disiapkan dalam skenario pencegahan penularan covid-19 pada anak di antaranya penerapan sanksi jika warga melanggar protap kesehatan. Atau dengan menerapkan kembali pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).
 
"Bukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tapi PKM. PKM dengan menyiapkan sanksi, terutama di tempat-tempat berpotensi terjadi penularan. Karena penularan anak kan pasti terkait dengan orang dewasa dan orang tua," beber Ahyani.
 
Sementara itu, Ahyani menyebutkan penetapan PDP pada seorang anak dilakukan berdasarkan diagnosa spesifik dengan menunjukkan gejala gangguan pernapasan.
 
"Anak-anak kan sangat rentan ya. Kalau penyakit penyerta lain tidak. Yang pasti kalau anak-anak masuk PDP artinya memiliki gejala mengindikasikan korona, atau gangguan pada paru-parunya," ujarnya.
 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif