Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Ratusan Tenaga Medis di Ogan Ilir Mogok Kerja

Nasional Virus Korona
Gonti Hadi Wibowo • 18 Mei 2020 21:42
Ogan Ilir: Ratusan tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan melakukan aksi mogok kerja sejak, Jumat, 15 Mei 2020 lalu. Tenaga medis takut merawat pasien covid-19.
 
Direktur RSUD Ogan Ilir, Roretta Arta Guna Riama membenarkan adanya tenaga medis yang mogok kerja. Pihaknya menyebut bahwa tenaga medis yang mogok kerja itu takut saat menangani pasien virus korona.
 
“Iya benar mereka (tenaga medis) mogok kerja. Intinya mereka itu takut merawat pasien yang terpapar virus korona," kata Roretta, Senin 18 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Roretta membantah aksi mogok kerja disebabkan karena kurangnya Alat Pelindung Diri (APD). Serta, tidak adanya insentif yang diberikan dari RSUD Ogan Ilir.Pihak rumah sakit sejatinya, telahmenyiapkan 35 kamar di kompleks DPRD Ogan Ilir sebagai tempat istirahat untuk para tenaga kesehatan tersebut.
 
“Jadi kalau ada yang bilang kami tidak memfasilitasi mereka itu tidak benar. Kami mengimbau kepada tenaga medis yang mogok untuk kembali bekerja” ungkapnya.
 
Sementara itu, juru bicara gugus tugas covid-19 Sumsel, Yusri menyayangkan aksi mogok kerja tenaga medis di Ogan Ilir. Padahal hingga saat ini RSUD Ogan ilir sendiri belum ada merawat pasien positif virus korona.
 
“Kabar yang saya dapat belum ada pasien positif virus korona yang dirawat di RSUD Ogan Ilir. Intinya mereka belum bekerja tetapi sudah melakukan aksi mogok,” jelasnya.
 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif