Ilustrasi bangunan tugu di wilayah Kota Yogyakarta. Medcom.id-Ahmad Mustaqim
Ilustrasi bangunan tugu di wilayah Kota Yogyakarta. Medcom.id-Ahmad Mustaqim

Kota Yogyakarta Meniadakan Takbir Keliling Iduladha

Nasional Virus Korona idul adha hewan kurban
Media Indonesia.com • 15 Juli 2020 14:21
Yogyakarta: Pemerintah Kota Yogyakarta meniadakan takbir keliling menyambut iduladha 2020. Hal itu dilakukan untuk mencegah klaster baru covid-19.
 
"Takbiran dilakukan di rumah saja mengingat kondisi penyebaran Covid-19 masih ada," terang Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, melansir Mediaindonesia.com, Rabu, 15 Juli 2020.
 
Kebijakan itu diatur dalam Surat Edaran Wali Kota Yogyakarta Nomor: 451/9162/SE/2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Iduladha 1441 Hijriah. Dalam surat edaran itu mengatur perihal takbir keliling, salat iduladha, penyembelihan, penjualan hewan kurban, hingga pembagian daging di Kota Yogyakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menerangkan, untuk pelaksanaan salat iduladha dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing. Masjid dan musala yang hendak menyelenggarakan salat iduladha harus mengantongi surat keterangan aman covid-19.
 
"Surat edaran ini untuk mewujudkan masyarakat produktif dan aman covid-19 masa pandemi Kota Yogyakarta," jelas Haryadi.
 
Baca:Penjual Hewan Kurban di Tasikmalaya Menolak Rapid Test
 
Hariyadi berpesan kepada camat dan lurah agar berperan aktif meninjau lokasi, sekaligus mendata lokasi penyembelihan dan penjualan hewan kurban. Pasalnya jumlah hewan kurban di Yogyakarta mencapai sekitar 7.200, pada iduladha tahun lalu. Sehingga rumah potong hewan dipastikan tidak bisa menampung.
 
"Harus didata berapa potensi jumlah hewan kurban dan berapa potensi tempat penyembelihan hewan kurban," jelas dia.
 
Dia menerangkan, hewan kurban yang disembelih di Kota Yogyakarya dipastikan berasal dari luar Kota Yogyakarta. Masuknya hewan kurban tersebut harus diwaspadai.
 
Berdasarkan SE tersebut, penjual hewan kurban wajib mengajukan izin melalui camat setempat. Dari laporan yang masuk, jumlah penjual hewan di Kota Yogyakarta baru ada di 6 lokasi.
 
Yakni di Kecamatan Umbulharjo dan Mantrijeron. Sementara, data tahun sebelumnya jumlah penjual hewan kurban mencapai sekitar 58 titik.
 

(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif