istimewa
istimewa

Korban Banjir di Palangkaraya Dapat Bantuan Sembako

Al Abrar • 19 November 2022 20:15
Palangkaraya: Warga terimbas banjir di Palangkaraya, Kalimantan Tengah mendapat bantuan sembako. Tak hanya sembako, relawan juga membantu membersihkan rumah warga di sejumlah wilayah, seperti di Kecamatan Jekan Raya dan Pahandut, Kota Palangkaraya. 
 
"Semoga apa yang kami lakukan bermanfaat bagi masyarakat," kata Korwil Mak Ganjar Kalteng, Lilis dalam keterangannya, Sabtu, 19 November 2022. 
 
Lilis mengatakan, paket sembako dibagikan secara langsung kepada warga. Warga menyambut baik dan antusias kegiatan sosial ini. Ia mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan membantu warga yang terkena musibah, terutama warga di Palangkaraya. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Warga menyampaikan kepada kami, berharap  kegiatan berbagi kebaikan bisa berkelanjutan dan tidak putus di sini saja," ujar Lilis. 
 
Lilis berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Ia memohon doa dan dukungannya kepada semua pihak agar tujuan baik itu dapat terus terwujud. 
 
Selain itu, Lilis menuturkan gerak cepat tanggap dalam membantu sesama, terutama membantu korban bencana, telah dilakukan oleh Ganjar Pranowo. Hal itu juga yang mencoba diikuti oleh relawan Mak Ganjar. 
 
Bencana alam banjir di Palangkaraya ini, sebanyak 17 kelurahan di Kota Palangka Raya terendam banjir. Tercatat 1.733 rumah, 2.388 kepala keluarga dan 8.544 jiwa terdampak banjir. Pemkot menetapkan status tanggap darurat bencana banjir selama 14 hari
 
Beberapa waktu sebelum musibah banjir, emak-emak di Kalteng telah mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar untuk menjadi Presiden 2024. 
 
Lilis juga telah menyosialisasikan berbagai program Ganjar, di antaranya dalam hal bencana alam. Ganjar menganggarkan puluhan miliar dalam rangka pencegahan bencana dan memberikan bantuan bagi korban bencana.  
 
Ganjar juga menggulirkan gerakan Seribu Embung sejak 2015. Saat ini, sebanyak 1.135 embung telah dibangun di Jawa Tengah dan akan terus ditambah.
 
Embung sangat bermanfaat. Air yang ditampung dalam embung dapat dimanfaatkan untuk mengairi sawah saat musim kemarau, dan menyediakan sumber air baku untuk warga. Apalagi, sebagai salah satu lumbung pangan di tanah air, Jawa Tengah harus menjaga produktivitas pertaniannya. 
 
Sementara, saat musim hujan, embung berfungsi sebagai penampung air dan pengendali banjir.
 
Ganjar juga mengajak para pelajar untuk menjadi agen pencegahan bencana, melalui gerakan-gerakan cinta lingkungan yang diaplikasikan dalam aktivitas sehari-hari.
 
(ALB)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif