Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Asrama Haji Sleman Diaktifkan Lagi untuk Isolasi OTG Covid-19

Nasional Virus Korona ruang isolasi isolasi mandiri
Ahmad Mustaqim • 25 November 2020 18:39
Sleman: Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kembali mengaktifkan shelter isolasi pasien covid-19, yakni Asrama Haji di Jalan Padjadjaran dan Rusunawa Gemawang. Aktivasi ruangan dilakukan menyusul banyak pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh. 
 
"Beberapa pasien telah selesai masa isolasi dan diperbolehkan pulang. Selain itu, beberapa kamar isolasi juga selesai diperbaiki," kara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo, Rabu, 25 November 2020. 
 
Sejak Sabtu, 21 November 2020, puluhan pasien telah dinyatakan sembuh. Perinciannya, 27 orang sembuh pada Sabtu, 21 November; sembilan pasien sembuh pada Minggu, 22 November; 16 orang pada Senin, 23 November; 19 orang pada Selasa, 24 November, dan 11 orang pada Rabu, 25 November. Angka kesembuhan ini merupakan catatan jumlah pasien dari shelter maupun rumah sakit. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mulai hari ini fasilitas kesehatan darurat (shelter) penanganan (pasien) covid-19 sudah bisa kembali menerima pasien gejala ringan dan tanpa gejala," kata dia.
 
Baca juga: ?Asrama Haji Sleman Diaktifkan Lagi untuk Isolasi OTG Covid-19
 
Tersedianya ruang isolasi pasien itu diiringi dengan penambahan kasus yang signifikan. Laporan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah DIY, terjadi penambahan 150 kasus. Dari jumlah kasus baru itu, 121 di antaranya dari Kabupaten Sleman. 
 
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan, mengaku belum bisa memastikan berapa pasien yang akan kembali dirawat di shelter. Ia menyatakan masih menunggu otoritas kesehatan. 
 
"(Ruang isolasi di) Asrama Haji 32 orang dan Rusunawa Gemawang 21," beber dia.
 
Juru bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menambahkan total kasus positif covid-19 saat ini sebanyak 5.453 orang. Selain 121 kasus baru di Sleman, kasus baru ada di Kota Yogyakarta sebanyak 13, Bantul delapan kasus, Kulon Progo lima kasus, dan Gunungkidul tiga kasus. 
 
"Adapun laporan jumlah kasus sembuh sebanyak 144 kasus, sehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 4.141 kasus," ungkapnya. 

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif