Pengamat perkotaan dari Univeritas Trisakti Yayat Supriatna -- MTVN/Farhan Dwitama
Pengamat perkotaan dari Univeritas Trisakti Yayat Supriatna -- MTVN/Farhan Dwitama

Wacana Kolaborasi Smart City Tangerang Raya

Nasional tangerang selatan
Farhan Dwitama • 13 Agustus 2017 14:06
medcom.id, Tangerang: Diperlukan kolaborasi antarwilayah se-Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan) untuk membangun Tangerang Raya Smart City. Dengan kolaborasi antarwilayah, diharapkan tercipta satu sistem layanan dengan yang mengusung Tangerang Incorporate.
 
Pengamat perkotaan dari Univeritas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan, selama ini pola pergerakan di Tangerang tersekat pada batas administrasi. Padahal, sistem layananya sama.
 
Menurut Yayat, ada bagusnya kalau Tangerang Raya mengefisienkan sistem pergerakan. "Mobilitas masyarakat harus dalam satu sistem layanan yang dinamakan Tangerang Incoroporate," kata dia dalam seminar Smart City Tangerang Raya yang diselenggarakan Universitas Pramita Indonesia di Tangerang, Banten, Minggu 13 Agustus 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yayat menjelaskan, Tangerang Incorporate dapat melayani warga Tangerang di seluruh wilayah kabupaten/kota dengan satu sistem layanan pemerintah. Sehingga, tercipta tata kelola daerah yang bagus.
 
"Dengan sistem ini, pemerintah untung dan masyarakat sejahtera," kata dia.
 
Yayat mencontohkan, sistem layanan transportasi terintegrasi untuk wilayah Tangerang Raya. "Dengan Tangerang Raya incorporate, kita bisa membangun sistem layanan yang sangat efisien dan terintegrasi untuk tiga wilayah, yaitu Kota Tangsel, Kota Tangerang dan Kabupaten tangsel," cetusnya.
 
Kolaborasi Tangerang Raya Smart City, lanjut Yayat, juga bisa untuk merancang sistem drainase, permukiman, kawasan industri, dan persampahan. Ia memastikan, kolaborasi Tangerang Raya Smart City akan sangat terasa bagi masyarakat di Tangerang Raya.
 
"Ketika semua sistem terkoneksi, biaya bisa menjadi lebih murah, yang dilayani lebih besar, waktu lebih efisien, keutungannya jauh lebih banyak," pungkas Yayat.
 

(NIN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif