Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kiri) menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Organisasi Massa (Ormas) Award 2019 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Senin (25/11). MI/Susanto
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kiri) menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Organisasi Massa (Ormas) Award 2019 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Senin (25/11). MI/Susanto

Muslimat NU Raih Penghargaan Ormas Long Life Achievement

Nasional nahdlatul ulama
Antara • 26 November 2019 17:36
Jakarta: Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) meraih penghargaan organisasi masyarakat (Ormas) 2019 Kategori Khusus Bakti Sepanjang Hidup (Long Life Achievement) dari Kementerian Dalam Negeri. Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan penghargaan ini menjadikan NU akan lebih baik lagi ke depannya.
 
"Terima kasih untuk apresiasi ini. Penghargaan ini memotivasi kami untuk berbuat lebih banyak lagi untuk bangsa ini," kata Khofifah dalam Keterangan tertulisnya, Selasa, 26 November 2019.
 
Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian kepada Khofifah. Penganugerahan Penghargaan Ormas 2019 diberikan pada beberapa ormas hingga pemerintah daerah yang dianggap berperan dalam pembinaan ormas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Khofifah mengatakan saat ini anggota Muslimat NU berjumlah sekitar 32 juta orang yang tersebar di 34 pimpinan wilayah (PW), 524 pimpinan cabang (PC), 2.295 pimpinan anak cabang (PAC), dan 26.000 pimpinan ranting (PR).
 
Menurut Khofifah jumlah tersebut termasuk jemaah yang tersebar di luar negeri dalam wadah Pimpinan Cabang Istimewa (PCI). Saat ini PCI Muslimat NU terbentuk di antaranya di Malaysia, Taiwan, Hong Kong, Arab Saudi, Sudan, Belanda, dan Inggris.
 
"Dalam bergerak, Muslimat NU bukan hanya berbicara soal kuantitas, tapi juga komitmen untuk berperan aktif membangun negeri melalui layanan pendidikan, sosial keagamaan, kesehatan serta ekonomi," jelas Khofifah.
 
Sementara pada sektor pendidikan, menurut Khofifah Muslimat NU saat ini membina sekitar 9.800 TK dan RA, sekitar 16.500 Taman Pendidikan Al Quran. Sedangkan di bidang kesehatan saat ini mengelola 74 rumah sakit dan klinik.
 
Sementara di bidang sosial saat ini mengelola 134 panti asuhan dan bidang ekonomi, Muslimat NU memiliki induk koperasi An Nisak serta 143 Koperasi Primer An Nisak serta lebih 69 ribu majelis ta'lim.
 
Menurut Khofifah, pekerjaan rumah terbesar bagi perempuan Indonesia saat ini adalah memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, mengingat upaya memecah belah bangsa sudah masuk hingga wilayah privat keluarga.
 
"Peran Ibu jauh lebih besar dari sekadar mengasuh dan membesarkan anak dan juga mengurus keluarga. Ibu punya peran strategis menanamkan rasa cinta tanah air, persatuan dan kesatuan bangsa, serta menghindarkan keluarga dari pengaruh narkotika, radikalisme, terorisme, dan lain sebagainya," pungkas Khofifah.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif