Ilustrasi. Pegunungan Soedirman tampak dari Timika ke Sugapa. Foto: MI/Briyan
Ilustrasi. Pegunungan Soedirman tampak dari Timika ke Sugapa. Foto: MI/Briyan

Pencarian Pesawat Hilang Kontak di Timika Terkendala Kabut

Nasional pesawat hilang
Antara • 20 September 2019 11:41
Timika: Pencarian pesawat Twin Otter DHC6 seri 400 dengan nomor registrasi PK-CDC milik PT Carpediem yang hilang kontak dalam penerbangan Timika menuju Ilaga pada Rabu, 18 September 2019, hingga Jumat, 20 September 2019, masih nihil. Pencarian pada Jumat pagi terkendala cuaca buruk dan kabut tebal.
 
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika Monce Brury mengatakan empat kali penerbangan telah dilakukan untuk mencari keberadaan pesawat pengakut beras itu pada Jumat pagi. Pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan, dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju lokasi yang diduga lokasi kecelakaan pesawat Twin Otter PK-DHC.
 
"Kami terkendala cuaca berkabut sehingga tidak efisian dan tidak maksimal untuk melakukan pencarian. Kami semua masih menunggu kalau ada perubahan cuaca maka tim segera diberangkatkan," jelas Monce, di Papua, saat dihubungi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Monce mengatakan semua pihak mendukung kegiatan operasi SAR dalam mencari dan menemukan pesawat Twin Otter PK-DHC. Pihak maskapai yakni PT Carpediem Air, PT Airfast Indonesia, akan mengerahkan helikopter untuk membantu pencarian pesawat hilang kontak tersebut.
 
"Fokus kami saat ini yaitu mencari di titik awal terjadi lost contact," jelas Monce.
 
Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan mengatakan jajarannya mengerahkan personel maupun material termasuk pelibatan helikopter penerbangan TNI AD untuk membantu operasi SAR pencarian pesawat yang hilang kontak di pedalaman Papua itu.
 
"Jika memang dibutuhkan oleh SAR kita siap mendukung, namun sampai saat ini kita masih fokus di tahap pencarian belum ke tahap rescue atau evakuasinya," kata Letkol Nainggolan di Posko SAR UPBU Mozes Kilangin.
 
Dia melanjutkan wilayah Distrik Hoeya yang diduga menjadi lokasi insiden pesawat Twin Otter PK-CDC itu hingga kini belum memiliki perangkat Koramil dan Polsek. Sehingga belum bisa menginformasikan adanya temuan pesawat.
 
"Untuk pelibatan pasukan darat berdasarkan analisis pencarian hari ini. Itu kita pertimbangkan kalau hasil pencarian menemukan titik terang. Yang jelas kita berharap untuk tahap pencarian hari ini bisa menemukan hasil, mudah-mudahan bisa mendapatkan titik terang," harapnya.
 

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif