Warga antre di loket pendafatran di RSUD Kartini Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Foto: MEdcom.id/Rhobi Shani
Warga antre di loket pendafatran di RSUD Kartini Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Foto: MEdcom.id/Rhobi Shani

BPJS Kesehatan Menunggak Rp17 Miliar di RSUD Kartini Jepara

Nasional BPJS Kesehatan
Rhobi Shani • 12 September 2019 11:42
Jepara: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menunggak tagihan sekitar Rp17 miliar ke RSUD Kartini Jepara, Jawa Tengah. Tunggakan itu untuk pembayaran Juni dan Juli.
 
Wakil Direktur RSUD Kartini Jepara, Muh Ali, mengatakan tagihan yang sudah diverifikasi dan mesti dibayar BPJS Kesehatan sekitar Rp17 miliar. Tunggakan itu untuk klaim Juni dan Juli. Sementara, klaim untuk Agustus belum selesai diverifikasi.
 
"Juni, Juli, dan Agustus itu belum dibayar. Yang Juni dan Juli sudah diverifikasi sebesar Rp17 miliar lebih. Yang Agustus belum diverifikasi," ujar Muh Ali ditemui di RSUD Kartini, Kamis, 12 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Semestinya, maksimal 15 hari setelah selesai diverifikasi klaim dibayar. Namun, sampai saat ini klaim Juni dan Juli belum dibayar.
 
"Kami tidak bisa mengejar. Sudah diminta tapi tidak ada uang, mau bagaimana lagi," katanya.
 
Meski klaim BPJS belum dibayar, Muh Ali menambahkan, pihaknya tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Caranya dengan hutang bank. Tiap tahun, sedikitnya hutang bank Rp5 miliar.
 
"Demi pasien akhirnya kami harus hutang bank minimal Rp5 miliar tiap tahun," ungkap Muh Ali.
 
Setiap bulan RSUD Kartini Jepara mengajukan klaim antara Rp8 miliar hingga Rp10 miliar. Itu untuk pembiayaan pasien rawat inap lebih kurang 1.500 jiwa dan pasien rawat jalan lebih kurang 3.000 jiwa.
 
"Setiap pasien bisa Rp2 juta sampai Rp30 juta. Bergantung jenis penanganannya. Perawatan lama, butuh obat dosis tinggi, sehingga biayanya tinggi," pungkasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif