ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Peluang Bisnis Baja Ringan di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 Protokol Covid-19
Farhan Dwitama • 28 November 2020 12:15
Tangerang: Pandemi covid-19 tak membatasi produksi baja ringan untuk keperluan bangunan. Petinggi PT Alsun Suksesindo, produsen Roll Forming baja ringan, Nicolas Kesuma, mengatakan ada peluang besar meski situasi pandemi covid-19.
 
"Kita lihat sekarang pemerintah memberikan atensi ke tempat isolasi, tempat observasi. Semua produk yang berkaitan dengan bangunan bisa melihat itu sebagai oportunity baru," kata Nicolas kepada Medcom.id di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Sabtu, 28 November 2020.
 
Baca: 7 Pasien Covid-19 di Klaten Meninggal Dalam Sehari

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nicolas menjelaskan pandemi covid-19 yang membuat sejumlah lini bisnis merosot tajam harus disiasati.
 
Hal itu dibuktikan dengan pertumbuhan gemilang bisnisnya sekarang ini, yang lebih banyak disumbang dari kehadiran sandwich panel anti bacterial yang diklaim mampu menekan penyebaran covid-19 pada bangunan Rumah Sakit, Puskesmas, ruang isolasi, dan observasi.
 
"Kalau pangsa pasar dari asosiasi dan himpunan mengatakan penjualan rumah drop, maka pelaku usaha produksi bahan bangunan harus jeli melihat kesempatan di segmen lain," jelas Nicolas.
 
Dia menjelaskan sandwich panel insulated dengan coating anti bacterial secara khusus digunakan dalam pembangunan fasilitas isolasi dan observasi bagi rumah sakit khusus covid-19, seperti di RS Adam Malik dan RS Pulau Galang.
 
Menurut Nicolas kondisi tersebut bisa dimanfaatkan pelaku usaha konstruksi dan tidak hanya terpaku di segmen residensial. Segmen lain seperti segmen medical yang kini tengah tumbuh juga harus dilihat sebagai sebuah peluang baru.
 
"Kita melihat growth atau pertumbuhan di sisi medical itu cukup tinggi. Rangka atap baja ringan tidak hanya digunakan di perumahan. Kita lihat Rumah Sakit Pulau Galang (RS Covid-19), RS Adam Malik itu pun menggunakan rangka atap baja ringan kita. Jadi bagaimana strategi kita bisa melebarkan sayap ke segmen- lain salah satunya seperti itu. Jadi tidak hanya menutup diri di properti saja," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif