Komandan Korps Brimob Polri (Dankorbrimob) Irjen Anang Revandoko
Komandan Korps Brimob Polri (Dankorbrimob) Irjen Anang Revandoko

Dankorbrimob Siapkan Satuan KBR Tangani Ancaman Kimia

Nasional polri teroris
Lukman Diah Sari • 19 November 2020 15:23
Depok: Komandan Korps Brimob Polri (Dankorbrimob) Irjen Anang Revandoko mengaku, telah menyiapkan langkah strategis perihal banyaknya ancaman keamanan negara menggunakan bahankimia. Salah satunya dengan menyiapkan Satuan Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBR) Pasukan Gegana Korps Brimob Polri.
 
“Penggunaan bahan berbahaya sangat berisiko untuk disalahgunakan maupun kecelakaan, sebagai contoh kejadian ledakan yang terjadi di kawasan pergudangan Kota Beirut, Libanon,” ucap Anang, Kamis, 19 November 2020.
 
Anang menegaskan penggunaan bahan kimia berbahaya harus diawasi dengan ketat, salah satunya oleh Satuan KBR Pasukan Gegana Korps Brimob Polri. Satuan KBR telah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dan peralatan berteknologi tinggi dalam mengatasi kasus bahan kimia berbahaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengungkap, Satuan KBR telah bekerja sama dengan Balai Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam dan Balai Besar Penelitian Veteriner (BBLIVEt) untuk mengantisipasi ancaman virus atau biologi. Kerjasama meliputi pembinaan peningkatan pengetahuan dalam bentuk workshop dan diskusi maupun operasional.
 
Baca:Terduga Teroris Jamaah Islamiyah Ditangkap di Sentul Bogor
 
“BTKLPP memiliki sarana laboratorium pengujian sample darah untuk deteksi virus maupun agen biologi lainnya. Termasuk sarana untuk menguji kadar racun atau bahan berbahaya yang terkandung di dalam makanan maupun air,” jelasnya.
 
Anang menambahkan, penanganan kejadian kimia, biologi, radioaktif dan nuklir diperlukan sinergitas seluruh kelembagaan dan instansi pemerintah. Sehingga bisa tercipta situasi yang kondusif di tengah-tengah masyarakat, dan tercipta iklim investasi di Indonesia.
 
"Korps Brimob Polri merupakan satuan kerja yang siap membangun dan menjalankan sistem keamanan penggunaan bahan KBRN di Indonesia," jelasnya.
 
Korps Brimob Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Implementasi Bahan Kimia, Biologi, Radioaktif dan Nuklir (KBRN) di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Rabu, 18 November 2020. Dalam diskusi ini, Korps Brimob Polri juga memberikan pelatihan kepada para anggota agar memiliki kewenangan dalam penyidikan kejadian yang berhubungan dengan kimia, biologi, radioaktif dan nuklir (KBRN).
 
"FGD ini merupakan bentuk kepedulian Korps Brimob Polri dalam membangun budaya keamanan penggunaan bahan kimia, biologi, radioaktif dan nuklir agar dapat digunakan untuk kepentingan kemajuan kesejahteraan umat manusia," katanya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif