NEWSTICKER
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 64 ribu masker, dan 7 ribu APD secara simbolis ke 64 RS rujukan korona, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Senin malam, 23 Maret 2020. Medcom.id/Amaluddin
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 64 ribu masker, dan 7 ribu APD secara simbolis ke 64 RS rujukan korona, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Senin malam, 23 Maret 2020. Medcom.id/Amaluddin

Khofifah Bagikan Ribuan Masker dan APD ke RS Rujukan

Nasional Virus Korona
Amaluddin • 24 Maret 2020 11:47
Surabaya: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membagikan 64 ribu masker dan sekitar 7 ribu alat pelindung diri (APD), ke 64 rumah sakit rujukan penanganan pasien korona covid-19. Penyerahan secara simbolis itu disaksikan Forkopimda Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin malam, 23 Maret 2020.
 
"Jadi 7.100 APD ini dihitung sesuai dengan proporsi bed dan layanan yang sudah punya ruang isolasi, baik itu yang ada negatif pressure, ventilator maupun non ventilator," kata Khofifah di Surabaya, Selasa, 24 Maret 2020.
 
Khofifah mengatakan logistik itu adalah upaya Pemprov Jatim dalam menanggulangi covid-19 di wilayahnya. Selain itu juga membentuk empat rumpung untuk mempercepat penangan covid-19, yaitu gugus tugas promotif-preventif, kuratif, tracing, dan dampak sosial ekonomi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Format yang kami lakukan adalah bagaimana kita menyeiringkan antara tim promotif-preventif, tracing, kuratif serta dampak sosial ekonomi covid-19. Empat rumpung ini bekerja paralel tidak bisa saling menunggu," jelas Khofifah.
 
Khofifah berharap langkah tersebut dapat meminimalisir dampak covid-19 dan untuk menghentikan penyebaran virus korona. Yang terpenting, kata Khofifah, mencegah bertambah banyaknya yang terpapar covid-19 adalah dengan langkah promotif dan preventif.
 
Di antaranya masyarakat diimbau untuk tidak keluar rumah kecuali hal penting, menjaga batas jarak sosial, serta menjaga pola hidup bersih dan sehat.
 
"Seberapa pun banyaknya bed kita siapkan, seberapa pun dokter yang disiapkan, tetapi kalau tidak ada upaya preventif dari masing-masing pribadi warga, tentu tidak akan mampu mengatasi banyaknya pasien yang datang. Apalagi penduduk Jatim lebih dari 40 juta jiwa," pungkas Khofifah.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif