Komisi VII Pastikan PT IKPP Laksanakan Aturan UU
Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu (Foto:Dok.DPR)
Jakarta: Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Perusahaan Bubur Kertas PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP). Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan perusahaan yang berada di Riau menjalankan bisnis sesuai peraturan perundang-undangan. 

"Kami ingin memastikan bahwa dalam melakukan aktivitas produksinya, PT Indah Kiat Pulp and Paper telah melaksanakan ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) termasuk aturan pelaksanaannya," kata Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu dalam keterangan tertulis, Rabu, 30 Mei 2018.

Gus Irawan juga mengatakan, Komisi VII DPR RI ingin memperoleh informasi dan penjelasan PT IKPP,  terutama yang terkait dengan perbandingan volume produksi dengan limbah B3 yang dihasilkan, serta sejauh mana implementasi Program Coorporate Social Responsibility (CSR) yang telah dilakukan oleh perusahaan.


"Kami berharap, pihak PT IKPP dapat semakin meningkatkan upaya pengelolaan lingkungan hidupnya, sehingga keberadaan PT IKPP dapat berkonstribusi tidak hanya dari sisi pendapatan dan perekonomian masyarakat sekitar, tetapi juga berkonstribusi dalam menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik," ungkap dia.

Untuk menghindari terjadinya kontaminasi pencemaran akibat limbah industri kepada penduduk di sekitar lokasi perusahaan, Gus Irawan menyatakan meminta pihak perusahaan mencari solusi yang tepat. Sehingga, masyarakat terbebas dari paparan limbah produksi.

"Misalnya, lokasi keberadaan sebuah pabrik itu harus jauh dari pemukiman penduduk, supaya dampak paparannya tidak terlalu besar," ucap politikus Fraksi Gerindra itu.

Komisi VII juga mendorong agar proper penilaian terkait lingkungan PT IKPP yang saat ini masih dalam nilai biru dapat meningkat ke tahap nilai hijau.

"Kita berharap hal ini dimonitor terus oleh Kementerian Lingkungan Hidup, karena masalah lingkungan merupakan persoalan yang sangat penting bagi masyarakat," ujar dia.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id