ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Perkara Pelecehan Anak di Pamulang Segera Naik Sidik

Nasional pencabulan pelecehan seksual tangerang selatan kekerasan seksual pencabulan anak
Farhan Dwitama • 13 Mei 2022 10:37
Tangerang: Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang Selatan, akan meningkatkan status penyidikan terhadap dugaan pelecehan seksual yang dialami anak berinisial AJ, warga Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis 5 Mei 2022 lalu.
 
Kepala Unit PPA Polres Tangerang Selatan, Iptu Siswanto, menjelaskan pihaknya telah memperoleh keterangan dari beberapa saksi dalam perkara tersebut. 
 
"Laporan sudah dibuat, visum sudah dan saksi sudah diklarifikasi. Dua orang bapak dan kakaknya korban," kata Siswanto, Jumat, 13 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Siswanto, proses selanjutnya petugas akan melakukan gelar perkara. Kemudian menaikkan status pemeriksaan menjadi penyidikan. 
 
"Rencana lanjut persiapkan bahan buat gelar perkara, kemudian naik ke sidik dulu (sebelum penetapan tersangka)," jelas dia. 
 
Baca: Anak Korban Pelecehan Seksual di Tangsel Jalani Konseling
 
Sebelumnya, Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tagerang Selatan melakukan layanan konseling psikologis kepada AJ, anak korban pelecehan seksual yang dilakukan tetangga rumahnya di kawasan Kedaung, Pamulang.
 
Hal tersebut dilakukan untuk menghilangkan perasaan trauma yang dialami AJ, usai menjadi korban pelecehan seksual oleh tetangganya.
 
"Tupoksi kita memberikan pendampingan hukum kepada korban dari mulai proses di Kepolisian dan sampai proses persidangan di Pengadilan," kata Kepala UPT P2TP2A Kota Tangsel, Tri Purwanto, Kamis, 12 Mei 2022.
 
Dia menjelaskan anak sebagai korban tindak kekerasan dan pelecehan mengalami rasa trauma mendalam atas apa yang dia alami. Pemberian layanan konseling psikologis sangat dibutuhkan untuk mengobati rasa trauma yang dialami korban anak.
 
"Hari ini kami berikan layanan konseling psikologi, dari pagi tadi sampai saat ini masih berlangsung. Untuk hasilnya saya belum tahu, biasanya nanti tim psikolog membuat laporan dari gambaran psikologis korban," jelasnya.
 
Menurut Tri, biasanya, anak-anak korban kekerasan dan pelecehan seksual membutuhkan beberapa kali waktu untuk berkonsultasi dan trauma healing.
 
"Tergantung laporan psikolog, ada yang bekelanjutan dan bisa berkali - kali. Biasanya lebih dari satu kali. Mudah-mudahan anak AJ kondisi traumanya tidak terlalu dalam," ujarnya.
 
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif