Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Istimewa)

Ganjar Dukung Pelarangan Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng

Nasional Ekspor minyak goreng jawa tengah Ganjar Pranowo
Antara • 25 April 2022 00:45
Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung penuh keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melarang ekspor minyak goreng dan bahan bakunya. Pelarangan itu mulai berlaku Kamis, 28 April 2022. 
 
Ganjar mengungkap pemerintah sebelumnya telah melakukan berbagai cara untuk mengendalikan harga minyak goreng. Antara lain mengeluarkan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) dan domestic market obligation (DMO) 20 persen.
 
"Tapi sudah dikawal dengan instrumen pemerintah juga masih enggak beres, ini tindakan yang dilakukan Presiden dengan sangat tegas. Menurut saya ini bagus," ujar Ganjar, di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 24 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia melanjutkan ketika Presiden sudah mengambil langkah tegas terkait minyak goreng, maka pihak terkait seperti Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian harus segera  menyikapinya. Lantaran sektor lainnya akan turut berdampak jika tidak segera ditindaklanjuti.
 
Ganjar menekankan kepentingan nasional wajib didahulukan di atas kepentingan yang lain. Dia yakin jika kementerian dan para pengusaha minyak bisa duduk bersama, maka akan menjawab persoalan minyak goreng.
 
"Kalau itu bisa dilakukan, mungkin Presiden tidak akan mengambil tindakan ini. Tapi karena semua sudah berjalan dan empat bulan lebih tidak bisa, ya tindakan Presiden sudah benar ini. Seribu persen bener dan harus kita dukung," tegas Ganjar.
 
Dia menyakini jika kepentingan nasional diutamakan, maka persediaan minyak goreng di pasar akan kembali melimpah. Sebab dari sidak yang dilakukan Ganjar ke beberapa pasar di Jawa Tengah, rata-rata harga minyak goreng curah maupun kemasan masih tinggi.
 
Baca: Pemerintah Pastikan Mengawal Penyaluran BLT Minyak Goreng
 
Ganjar menerangkan pengaruh kebijakan larangan ekspor ini akan sangat bagus dan bisa membawa angin segar untuk ketersediaan minyak. Dia memprediksi stok minyak dan jatah yang didapat daerah akan lebih banyak, serta harganya bisa kembali normal.
 
"Pengaruhnya akan bagus. Setelah ini kita cek saja. Dugaan saya pasti ada minyak goreng yang masuk ke sini lebih banyak lagi," ungkap Ganjar.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif