Difabel Wyata Guna masih bertahan diatas trotoar Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu, 15 Januari 2020.
Difabel Wyata Guna masih bertahan diatas trotoar Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu, 15 Januari 2020.

Difabel Wyata Guna Menolak Pindah ke Dinsos Jabar

Nasional penyandang disabilitas
Roni Kurniawan • 15 Januari 2020 16:22
Bandung: Penyandang difabel Wyata Guna menolak usulan dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, untuk pindah ke gedung Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Barat. Sebanyak 30 difabel akan tetap bertahan di depan gedung Balai Wyata Guna hingga tuntutan mereka dikabulkan.
 
"Tadi belum ada kepastian, tapi memang kita sepertinya tidak akan ke Cibabat (gedung Dinsos Jabar)," ujar Rianto Ketua Forum Akademisi Luar Biasa di depan Balai Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Puluhan difabel itu pun berencana masih akan bermalam di atas trotoar hingga mendapat kepastian. Pasalnya mereka menuntut untuk bertemu dengan perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) yang mempunyai langsung kewenangan Balai Wyata Guna. Mereka ingin Wyata Guna dikembalikan fungsinya menjadi panti bukan balai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Iya (bertahan) sampai benar-benar ada dari pusat atau tidak Kemensos datang ke sini. Hari ini kalau seandainya ada yang datang, ya mungkin kita cukup," ungkapnya.
 
Ia mengaku, penampungan di Dinsos Jabar bukan tempat yang cocok bagi ia dan teman-temannya. Terlebih tempat tersebut merupakan penampungan warga yang memiliki latas belakang permasalahan seperti anak jalanan dan galandangan.
 
"Kemungkinan malam ini masih akan disini, tapi mudah-mudahan ada bantuan dari Kemensos," pungkasnya.
 
Sementara itu Pemerintah Kota Bandung, siap memberikan bantuan kebutuhan para difabel yang tetap bertahan. Bahkan Pemkot Bandung melalukan pendataan untuk mengetahui adanya warga Bandung yang tergabung dalam aksi tersebut.
 
"Setelah kita mendata, ada empat warga Bandung. Dan kita coba fasilitasi dan berkomunikasi dengan pihak keluarganya. Kita juga menyiapkan rumah singgah untuk menampung," kata Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Tono Rusdiantono, di tempat yang sama.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif