Masjid Raya Sumbar di Padang, Sumatera Barat, setelah diselimuti kabut asap. Foto: ANT/Iggoy el Fitra
Masjid Raya Sumbar di Padang, Sumatera Barat, setelah diselimuti kabut asap. Foto: ANT/Iggoy el Fitra

Jarak Pandang di Padang Semakin Baik

Nasional kabut asap Kebakaran Lahan dan Hutan
Antara • 17 Oktober 2019 16:01
Padang: Jarak pandang di Kota Padang, Sumatra Barat, berangsur normal pada kisaran tujuh sampai sembilan kilometer, Kamis, 17 Oktober 2019. Meski jarak pandang sempat memendek menjadi tiga kilometer akibat kabut asap.
 
"Diperkirakan ke depannya jarak pandang di Sumbar akan semakin baik," ujar Kepala Seksi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Yudha Nugraha di Padang.
 
Dia menjelaskan berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika akan turun hujan di beberapa wilayah yang terpantau titik api di Jambi dan Sumatera Selatan. Jarak pandang diyakini semakin membaik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mengingat jarak pandang sudah berangsur normal, bagi masyarakat yang ingin kembali beraktivitas di luar ruangan, insyaallah tidak ada masalah," imbuhnya.
 
Jarak pandang di kawasan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) berangsur normal. Gangguan penerbangan tidak terjadi pada Kamis pagi.
 
Pantauan dari Stasiun Pemantau Atsmosfer Global di Bukittinggi, kualitas udara Padang yang sebelumnya buruk atau tidak sehat meningkat menjadi baik atau sedang.
 
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat turun pada malam hari di wilayah Pasaman barat, Agam, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.
 
Dua hari ke depan, prakiraan BMKG, cuaca cerah berawan pada pagi hari dengan potensi hujan ringan pada siang hingga malam hari di wilayah Pasaman, Pasaman barat, Agam, Kabupaten Solok dan sekitarnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif