Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Kurir Narkoba di Medan Dituntut Hukuman Mati

Nasional narkoba
Puji Santoso • 15 Agustus 2019 12:44
Medan: Terdakwa kurir sabu 55 kilogram dan 10.000 pil ekstasi, Hendri Yosa, dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Henny Meirita di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, Kamis, 15 Agustus 2019. Terdakwa terbukti melanggar pasal Pidana Pasal 114 (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
 
"Meminta Majelis Hakim yang mempersidangkan menghukum terdakwa karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pidana Pasal 114 (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan hukuman mati," tutur JPU Henny.
 
Jaksa mengatakan hal yang memberatkan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika. Sedangkan hal yang meringankan karena terdakawa berterus terang selama persidangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia melanjutkan JPU menuntut hukuman mati karena perbuatan terdakwa dinilai terbukti melanggar undang-undang. Menurut JPU, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan membawa sabu dan ekstasi itu dari Aceh ke Medan.
 
Dalam surat dakwaan jaksa dijelaskan bahwa terdakwa Hendri ditangkap pada 19 Februari 2019, pukul 00.30 WIB, di pinggir jalan Lintas Medan Banda Aceh tepatnya di SPBU AKR Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
 
"Terdakwa secara sepihak tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman lebih dari 5(lima) gram," jelas Jaksa.
 
Awal kejadian terjadi pada 17 Februari 2019, sekitar pukul 18.00 WIB, terdakwa dihubungi Bang Adi (DPO) yang mengatakan menyuruh menemani temannya berinisial NEK (DPO) atau orang suruhan Adi mengambil sabu ke tengah laut. Setelah itu terdakwa Hendri menuju perahu di anak sungai dengan waktu tempuh sekitar lima menit dari rumah terdakwa menggunakan sepeda motor.
 
"Setibanya di boat terdakwa melihat ada sebanyak tujuh jerigen (ukuran 30 liter) berisi bensin dan 2 jeriken (ukuran 30 liter) berisi solar. Setelah itu terdakwa langsung jalan menggunakan boat ke Kuala, perjalanan dari lokasi boat terdakwa ke Kuala sekitar 5 menit," ungkap JPU.
 
Dalam perjalanan membawa narkotika itu, terdakwa kemudian ditangkap petugas dan dibawa ke Markas Ditresnarkoba Polda Sumut.
 
Dalam penangkapan itu ditemukan sejumlah barang bukti sebanyak 55 bungkus plastik dalam kemasan warna hijau dan kuning keemasan sabu seberat 55.000 gram dan berisi 10.000 butir pil ekstasi warna orange gambar ikan yang keseluruhannya seberat 2.922 gram.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif