Siti Sadiyah korban selamat dalam percobaan pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Serang masih mendapat perawatan di RSUD Banten, Kamis, 12 Agustus 2019. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.
Siti Sadiyah korban selamat dalam percobaan pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Serang masih mendapat perawatan di RSUD Banten, Kamis, 12 Agustus 2019. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.

Korban Percobaan Pembunuhan di Serang Dilindungi LPSK

Nasional pembunuhan
Hendrik Simorangkir • 15 Agustus 2019 18:18
Tangerang: Siti Sadiyah korban selamat dalam percobaan pembunuhan satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, dapat perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Selain LPSK, Siti pun mendapat pengawalan ketat dari polisi di ruang perawatan RSUD Banten.
 
"Secara resmi melalui Kasat Reskrim Polres Serang Kota, sudah melakukan permohonan perlindungan kepada LPSK terkait saksi korban ini," kata juru bicara LPSK M Mardiansyah saat dikonfirmasi, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Mardiansyah menjelaskan pimpinan LPSK saat ini tengah memantau perkembangan kasus pembunuhan satu keluarga tersebut. Ia menambahkan pihaknya akan bertindak sesuai Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014. Korban nantinya akan dilindungi, dipulihkan kesehatan fisik dan mentalnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tentu ada hak-hak korban yang memang diatur dalam Undang-Undang dan itu bisa diberikan, termasuk layanan bantuan medis, layanan bantuan psikologis," jelas Mardiansyah.
 
Mardiansyah kembali mengatakan saat kesehatan korban telah pulih dan pelaku pembunuhan keluarga itu telah ditangkap, maka LPSK akan ikut serta mendampingi korban secara hukum saat persidangan berlangsung.
 
"Ini tadi kita sampaikan kepada keluarga korban, terkait negara berusaha untuk secepatnya hadir terkait kasus ini. Termasuk juga pendampingan kepada saksi korban, jika nanti dimintai keterangan dalam peroses hukum," pungkas Mardiansyah.
 
Sebelumnya Siti Sadiyah menjadi saksi kunci setelah selamat dalam percobaan pembunuhan yang menyasar keluarganya. Sementara suaminya, Rustiandi, 33, dan putranya berinisial A, 4, tewas dalam insiden yang terjadi di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, pada Selasa 13 Agustus 2019 dini hari.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif