Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Menhub Berharap Kabut Asap Segera Usai

Nasional kabut asap Kebakaran Lahan dan Hutan
Ahmad Mustaqim • 21 September 2019 16:35
Yogyakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku prihatin tekait dampak kabut asap. Salah satunya penundaan dan pengalihan penerbangan akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan.
 
"Kita berharap segera menyelesaikannya. Kabut asap masih menjadi masalah utama di Kalimantan, khususnya di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Balairung Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Sabtu, 21 September 2019.
 
Ia mengatakan dampak kabut asap terhadap penerbangan mulai membaik ketimbang pekan lalu. Walaupun berangsur membaik, kata dia, pemerintah tetap intensif mengawal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau lapangan terbang tak memungkinkan didarati, kita larang. Kalau didarati pun kami memantau berapa kemampuan penglihatan dan fisibility pilot," imbuhnya.
 
Menteri Budi menerangkan pihaknya melarang penerbangan di wilayah yang jarak pandangnya masih terganggu. Ia berharap bencana kabut asap segera selesai.
 
"Dan bagi maskapai dan pilot hati-hati, terutama saat akan landing agar mengindahkan instruksi dari ATC dan AirNav," ungkapnya.
 
Dia mengaku belum tahu total jumlah jadwal penerbangan yang terdampak kabut asap. Ia memperkirakan jumlahnya puluhan dan tiap hari kian menurun.
 
"Di Kulon Progo (Bandara Yogyakarta International Airport/YIA), tadinya ada flight (terdampak), menurun. Normal belum, tapi mulai dari Jogja sudah ada penerbangan (ke Kalimantan)," ungkapnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif