Calon Pekerja Q-Net Diminta Setor Rp12 Juta

Farhan Dwitama 13 Januari 2018 16:47 WIB
perdagangan manusia
Calon Pekerja Q-Net Diminta Setor Rp12 Juta
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Dedy Supriyadi memberikan pernyataan terkait dugaan kasus perdagangan manusia di Polres Metro Tangerang Kota. Foto: Medcom.id/Farhan Dwitama
Tangerang: Polisi mengungkap pusat pelatihan multi-level marketing Q-Net di Tangerang yang sempat diduga tempat penampungan orang yang diperdagangkan. Kemudian diketahui bahwa 31 orang yang berada di pusat pelatihan sedang mengakuti training persiapan kerja, bukan disekap seperti yang dilaporkan warga.

Walau demikian, terungkap bahwa calon pekerja yang ikut pelatihan harus menyetor uang Rp12 juta. Polres Metro Tangerang berusaha menngungkap dugaan pemerasan ke calon tenaga pemasar.

“Ini kita dalami seperti apa, apakah ada unsur pemerasan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Dedy Supriyadi, Sabtu, 13 Januari 2014.


(Baca: Polisi Pastikan Tak Ada Perdagangan Manusia di Tangerang))

Uang yang disetor, sebesar Rp8,5 juta diklaim perusahaan untuk mengganti biaya produk kesehatan yang akan dijual. Sedangkan sisanya untuk uang pelatihan, pembekalan, makan dan tempat tinggal.

Untuk sementara dipastikan 31 orang calon pekerja tidak menjadi korban penyekapan atau perdagangan orang.  "Selesai semua pemeriksaan dan pemberian keterangan, 31 orang ini akan kami pulangkan," kata dia.

(Baca: Polisi Selidiki Izin Kerja dan Edar produk MLM Q-Net)

 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id