Ilustrasi sosialisasi sekolah ramah anak di Tangerang Selatan, Selasa, 5 Februari 2020. Dokumentasi/ Antara
Ilustrasi sosialisasi sekolah ramah anak di Tangerang Selatan, Selasa, 5 Februari 2020. Dokumentasi/ Antara

37 Sekolah di Tangsel Ikuti Pembinaan Ramah Anak

Nasional sekolah
Antara • 05 Februari 2020 13:18
Tangerang: Sebanyak 37 perwakilan sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SMP negeri di Kota Tangerang Selatan mengikuti pembinaan sekolah ramah anak yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB).
 
Kepala DPMP3AKB Tangerang Selatan, Khairati mengatakan peserta yang ikut dalam kegiatan itu adalah utusan dinas pendidikan dan kebudayaan, Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Banten Wilayah Tangerang, pengawas sekolah dan kepala sekolah.
 
"Karena sesuai dengan Perda Kota Tangerang Selatan Nomor 1 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak, mengamanatkan untuk seluruh sekolah di daerah ini wajib melaksanakan program sekolah ramah anak," kata Khairati di Tangerang, Rabu, 5 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Khairati berharap para pengawas sekolah bisa memberikan pembinaan yang fokus dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak di Kota Tangerang Selatan. Program sekolah ramah anak ini dinilai sangat penting untuk dilaksanakan agar anak-anak merasa aman, nyaman, dihargai, dilindungi dan dapat mengembangkan potensi diri selama mengikuti pendidikan di sekolah.
 
Utusan sekolah yang hadir pada acara itu diminta untuk mengisi indikator dan komponen sekolah ramah anak agar diketahui sejauh mana penerapannya di sekolah tersebut.
 
Beberapa indikator dalam mewujudkan sekolah ramah anak adalah adanya kebijakan kepala sekolah, kurikulum berbasis anak, sarana dan prasarana yang ramah anak, peran siswa yang mendukung sekolah ramah anak, keterlibatan orang tua di dalam program sekolah ramah anak.
 
"Kemudian ada juga peran media massa, dunia usaha dan instansi terkait, seperti pembinaan kantin sehat, pencegahan narkoba masuk ke sekolah, sekolah siaga bencana, dan lainnya," pungkas Khairati.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif