Sebanyak 2.500 pedagang kaki lima dan usaha mikro kecil (UKM) mendapat bantuan sosial dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Sabtu 17 Mei 2020 malam/istimewa.
Sebanyak 2.500 pedagang kaki lima dan usaha mikro kecil (UKM) mendapat bantuan sosial dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Sabtu 17 Mei 2020 malam/istimewa.

2.500 Pedagang di Malang Terima Bansos Jelang PSBB

Nasional Virus Korona bansos
Daviq Umar Al Faruq • 17 Mei 2020 10:40
Malang: Sebanyak 2.500 pedagang kaki lima dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mendapat bantuan sosial dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Sabtu 17 Mei 2020 malam. Bansos ini diberikan jelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya.
 
"Namun saya yakinkan, semua warga terdampak akan kita injeksi dalam skema bansos. Dan masyarakat bisa kontrol mandiri sekaligus mengajukan data diri untuk mendapatkan bansos bila memang layak," kata Sutiaji di Malang, Sabtu, 16 Mei 2020.
 
Sutiaji menambahkan, ada 86.186 kepala keluarga (KK) di Kota Malang yang terdata mendapatkan bansos. Dari angka tersebut, sebanyak 76.691 KK sudah tercatat data nama, alamat beserta kepastian untuk menerima bansos.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan per 16 Mei, bansos yang sudah dicairkan dan telah diterima kepada sebanyak 59.191 KK. Perlu saya tekankan dan tegaskan, bantalan ekonomi ini bukan semata kaitan PSBB. Dalam arti ada atau tidak ada PSBB, menjadi keharusan dan kewajiban kami untuk menyiapkan jaring pengaman sosial selama masa kegawat daruratan covid-19," jelasnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Wahyu Setianto, menyampaikan, proses penyaluran bantuan menjadi lama karena sulitnya proses validasi. Sebab, bantuan ini diharapkan tepat sasaran.
 
"Ini karena petugas kami harus nge cek apa benar nama A, nama B pada data, benar-benar layak diberikan bantuan. Itu juga masih dilakukan crossing data dengan daftar penerima bansos lainnya. Karena jika sudah dapat dari yang lain, nama itu harus dikeluarkan," ungkapnya.
 
Penyaluran bansos dengan sasaran PKL yang terdata melalui Diskopindag, dilakukan serentak melalui lima kecamatan dan 57 kelurahan.Sebelumnya, bansos telah diberikan kepada para supir angkutan kota dengan total 781 penerima bantuan. Juga diberikan pula bansos untuk juru parkir (jukir) sejumlah 1.855 orang.
 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif