ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Protokol Kesehatan Salat Id di Bekasi Harus Ketat

Nasional Virus Korona PSBB
Antonio • 20 Mei 2020 17:31
Bekasi: Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di masjid yang berada di sebanyak 38 kelurahan zona hijau diminta membuat panitia salat idulfitri. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya warga dari zona merah yang ibadah di masjid yang berada di zona hijau.
 
"Jadi kalau ada di sebelahnya RW 13 punya dua masjid ya hanya boleh dilakukan di masjid itu. Tidak boleh waga RW 13 salat di RW 12. Apalagi di daerah yang merah lari ke yang hijau," kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, di Bekasi, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Baca: Zona Hijau di Bekasi Bertambah Jadi 38 Kelurahan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan DKM juga diimbau melaporkan kegiatan Salat Id itu ke kecamatan. Selanjutnya menurut Rahmat panitia Salat Id juga harus menjalankan protokol kesehatan covid-19 yang ketat.
 
"Di kecamatan itu ada MUI kecamatan, ada dewan masjid kecamatan, ada muspika. Masker, jarak satu meter setengah, selanjutnya hand sanitizer atau handgel disiapkan di situ," ungkap Rahmat.
 
Sebelumnya Pemerintah Kota Bekasi mengizinkan 30 kelurahan di Kota Bekasi menjalankan salat Idulfitri berjemaah di masjid, lantaran masuh zona hijau sebaran virus korona (covid-19). Sementara untuk warga di wilayah zona merah korona, diminta tetap beribadah di rumah masing-masing.
 
"Masyarakat yang tinggal di zona merah agar menahan diri untuk tidak melakukan salat di luar zona merah," ujar Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Selasa, 19 Mei 2020.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif