ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Larangan Mudik Diprediksi Dongkrak Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Malang

Nasional Mudik Lebaran pandemi covid-19 protokol kesehatan Ramadan 2021
Daviq Umar Al Faruq • 21 April 2021 15:40
Malang: Kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 diprediksi akan mendorong angka kunjungan wisatawan di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Terutama, kunjungan wisatawan di destinasi lokal selama Lebaran 1442 Hijriah.
 
"Kalau bagi kami malah menguntungkan, karena masyarakat tidak akan keluar dari Malang, mereka pasti akan keliling lokasi yang ada di Malang," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, Rabu 21 April 2021.
 
Saat ini Disparbud tengah melakukan sosialisasi kepada pengelola tempat wisata di Kabupaten Malang. Sehingga bisa memaksimalkan potensi yang ada, terutama wisata pantai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Gibran: Karantina di Hotel Hanya Saran bagi Pemudik Mampu
 
"Makanya kami sudah sosialisasi di desa maupun pengelola wisata untuk lebih intens, karena wisata ke pantai itu pasti untuk masyarakat," jelasnya.
 
Selain itu, Disparbud juga mengimbau pengelola wisata untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 secara ketat. Sebab, hal itu menjadi syarat wajib bagi pengelola wisata yang akan beroperasi, mengingat pandemi covid-19 masih belum berakhir.
 
“Untuk pengelola wisata di wajibkan meningkatkan prokes. Selain itu, wisatawan disekitar pantai diimbau untuk selalu waspada. Karena setelah gempa kemarin kan kabarnya akan datang yang lebih besar," tegasnya.
 
Baca: Polisi Siapkan Rencana Penyekatan Pemudik di Kota Bandung
 
Made menegaskan, Disparbud Kabupaten Malang menyambut positif terbitnya Peraturan Kementerian Perhubungan (Permenhub) nomor 13 tahun 2021. Dalam peraturan tersebut diatur tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri tahun 2021.
 
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta masyarakat tidak pulang kampung untuk menekan penularan covid-19. Berdasarkan survei Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) pada Maret 2021, menunjukkan 11 persen responden atau sekitar 27,6 juta orang yang memilih tetap mudik meskipun ada pelarangan mudik.
 
"Diimbau untuk tidak mudik sebelum tanggal 6 Mei," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdar) Budi Setiyadi kepada Media Indonesia, Minggu, 18 April 2021.
 
Kemenhub telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri 1442 H/Tahun 2021 untuk pelarangan operasi moda darat, laut, udara, dan perkeretapian. Namun, tidak ada sanksi yang mengatur mobilitas sebelum 6 hingga 17 Mei 2021.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif