Pedagang mengevakuasi barang jualannya dari gedung yang tertutup asap saat kebakaran Pasar Kosambi di Bandung, Jawa Barat, Minggu (19/5/2019).ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Pedagang mengevakuasi barang jualannya dari gedung yang tertutup asap saat kebakaran Pasar Kosambi di Bandung, Jawa Barat, Minggu (19/5/2019).ANTARA FOTO/Novrian Arbi

Pasar Kosambi Bandung akan Disulap Jadi Mal Pelayanan Publik

Nasional pelayanan publik
Roni Kurniawan • 11 September 2019 20:43
Bandung: Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, memutuskan lantai tiga pada bangunan Pasar Kosambi Bandung untuk menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP). Selama ini lantai tiga pasar tersebut tak pernah digunakan oleh para pedagang.
 
Menurut Oded, lantai yang memiliki luas delapan ribu meter persegi itu dinilai cocok untuk menjadi tempat pelayanan bagi warga untuk mengurus berbagai perizinan di Kota Bandung. Nantinya,mulai dari Dinas Perhubungan hingga Kantor Imigrasi serta dinas lain akan terpusat di Pasar Kosambi.
 
"Kalau melihat dari jumlah luas lantai tiga itu ternyata itu hampir sekitar delapan ribu meter. Sementara kebutuhan untuk MPP itu baik untuk pemerintah kota Bandung, dinas dinas perizinan termasuk dishub dan sebagainya akan terpusat disitu. Termasuk juga Insya Allah kemarin juga sudah ngobrol dengan teman teman imigrasi," kata Oded di Taman Pramuka Bandung, Jalan LL.RE. Martadinata, Kota Bandung, Rabu, 11 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Oded menuturkan MPP targetkan mulai beroperasi pada Desember 2019 nanti. Kehadiran MPP pun diharapkan bisa mempermudah warga untuk mengurus berbagai perizinan.
 
"Mudah-mudahan segera dalam waktu dekat target saya tadi ngobrol dengan Dirop (Direktur Operasional) Pasar mudah mudahan akhir tahun ini paling telat sudah bisa operasi. Sehingga kota Bandung nanti punya MPP itu sekali pun disitu nanti fungsi samsat disitu," harap Oded.
 
Sementara itu kegiatan pedagang di Pasar Kosambi dipastikan Oded tetap berlangsung. Bahkan saat ini, PD Pasar Bandung Bermartabat masih melakukan perbaikan pascakebakaran pada Mei silam.
 
"Pedagang tetap disana, di lantai semi basement untuk pedagang basah, dan lantai satu dan dua bisa digunakan juga. Sekarang lagi diperbaiki, bertahap mereka sudah pindah," pungkas Oded.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif