Ilustrasi--Petugas mengisi air ke dalam jeriken milik warga saat distribusi air gratis di Desa Pegagan, Pamekasan, Jawa Timur. (Foto: ANTARA/Saiful Bahri)
Ilustrasi--Petugas mengisi air ke dalam jeriken milik warga saat distribusi air gratis di Desa Pegagan, Pamekasan, Jawa Timur. (Foto: ANTARA/Saiful Bahri)

55 Desa di Pati Terima Bantuan Air Bersih

Nasional kemarau dan kekeringan krisis air bersih
Rhobi Shani • 25 September 2019 10:51
Pati: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencatat sebanyak 88 desa berpotensi krisis air bersih pada musim kemarau kali ini. Sampai saat ini, baru 55 desa menerima bantuan air bersih.
 
Kepala BPBD Kabupaten Pati, Sanusi Siswoyo, mengatakan jumlah desa yang mengalami krisis air bersih diprediksi terus bertambah. Pasalnya, hujan diperkirakan baru akan turun pada pertengahan November 2019.
 
“Sampai saat ini droping air bersih sudah 500 tangki lebih,” ujar Sanusi kepada Medcom.id, Rabu, 25 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


55 desa yang sudah menerima bantuan air bersih tersebar di 11 kecamatan. Di antaranya Kecamatan Jakenan, Pucakwangi, Winong, Batangan, Jaken, Juwana, Gabus, Kayen, Pati, Tambakromo, dan Sukolilo.
 
Sementara itu, sembilan desa masing-masing di di Kecamatan Jakenan, Pucakwangi, dan Winong mengalami kesulitan air bersih. “(Krisis air bersih) terutama di wilayah Pati selatan, karena kalau musim kemarau airnya payau,” kata Sanusi.
 
Desa yang paling banyak menerima bantuan air bersih yaitu Desa Sarimulyo Kecamatan Winong sebanyak 15 tangki. Kemudian Desa Soko Kecamatan Gabus sebanyak 12 tangki. Juga di Desa Tanjung sekar dan Desa Karangrejo Kecamatan Pucakwangi sebanyak 12 tangki.
 
“Untuk droping air bersih saat ini terkendala jumlah armada truk dan sumber air. Debit air yang biasa untuk memasok juga mulai turun,” ungkapnya.
 
Guna mengatasi krisis air bersih, Pemerintah Kabupaten Pati hanya mengalokasikan 100 tangki. Kemudian ditambah alokasi dari pemerintah provinsi sebanyak 200 tangki.
 
“Sisanya untuk kebutuhan bantuan air dari PMI, Kejaksaan, Polres, dan perusahaan-perusahaan,” pungkas dia.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif