NEWSTICKER
Penyandang difabel masih bertahan ditenda yang mereka dirikan dipinggir Jalan Pajajaran depan Balai Wyata Guna, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 15 Januari 2020 malam. Foto: Roni Kurniawan/Medcom.id
Penyandang difabel masih bertahan ditenda yang mereka dirikan dipinggir Jalan Pajajaran depan Balai Wyata Guna, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 15 Januari 2020 malam. Foto: Roni Kurniawan/Medcom.id

Tidur di Pinggir Jalan, Difabel Wyata Guna Ambruk

Nasional kaum difabel penyandang disabilitas
Roni Kurniawan • 16 Januari 2020 07:47
Bandung: Salah seorang difabel harus mengalami perawatan medis setelah bermalam di pinggir Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jawa Barat, tepatnya di depan Balai Wyata Guna. Difabel tersebut mengalami demam dan pusing.
 
"Sudah dibawa ke ambulans," ujar koordinator aksi, Elda Fahim, di depan Balai Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Para difabel harus bermalam di pinggir jalan karena tak bisa lagi tinggal di asrama Wyata Guna. Ada sebanyak 32 difabel yang bertahan di depan Balai Wyata Guna sembari menunggu kepastian dari Kementerian Sosial terkait nasib mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Elda mengakui kondisi kesehatan teman-temannya mulai menurun sejak tidur di pinggir jalan. Karena mereka hanya tidur dengan beralaskan karpet dan matras.
 
"Kita dari kemarin, dan sekarang akan tetap di sini sampai ada solusi yang terbaik. Teman-teman juga mulai pada enggak enak badan, tapi kita akan terus berjuang. Alhamdulillah obat-obatan kita masih ada dan datang bantuan juga," ungkap dia.
 
Para difabel juga harus menahan dinginnya udara dan lampu kendaraan selama tidur di pinggir jalan. "Kita ingin yang terbaik, sampai bisa bertemu dengan perwakilan dari Kemensos atau bahkan dengan Pak Menteri langsung," kata dia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif