Lokasi penemuan seorang pemuda berinisial MEM, 20, warga Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang tewas akibat gantung diri/istimewa.
Lokasi penemuan seorang pemuda berinisial MEM, 20, warga Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang tewas akibat gantung diri/istimewa.

Stres Diteror Pinjol, Pemuda di Malang Bunuh Diri

Nasional bunuh diri pinjaman dana tunai tanpa jaminan pinjaman uang online Pinjol ilegal Pinjaman Online Ilegal Pinjol Ilegal yang Sudah Diblokir
Daviq Umar Al Faruq • 23 Oktober 2021 13:49
Malang: Seorang pemuda berinisial MEM, 20, warga Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditemukan tewas gantung diri. Pemuda tersebut diduga nekat mengakhiri hidupnya karena tak tahan diteror penagih hutang dari pinjaman online (pinjol).
 
Kapolsek Pakis, AKP M Lutfi, mengatakan, korban kali pertama ditemukan tewas gantung diri di rumahnya pada Jumat, 22 Oktober 2021 sekitar pukul 17.00 WIB.
 
"Diduga korban tidak tahan dengan teror dari penagih hutang pinjaman online, sehingga korban memlih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri," kata Lutfi, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sosok korban yang tergantung dengan seutas tali tersebut pertama kali ditemukan oleh Yoga, tetangga korban. Yoga menuturkan bahwa sehari sebelumnya, Kamis, 21 Oktober 2021, korban mengeluh butuh uang untuk membayar tagihan pinjaman online.
 
"Korban sempat berbincang dengan saudara Yoga membutuhkan uang untuk membayar tagihan pinjaman online," terang dia
 
Baca juga: Kasus Covid-19 Aktif Kota Bekasi Tersisa 29
 
Kata Lutfi, MEM juga tidak pernah bercerita kepada keluarganya tentan masalah yang membelitnya. Menurut keterangan keluarga, korban jarang berkomunikasi.
 
"Jadi korban tidak pernah menceritakan tanggungannya terhadap pinjol ini kepada keluarganya," ujar Lutfi.
 
Jenazah korban kemudian langsung dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis. Hasilnya, ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan menyimpulkan MEM meninggal karena bunuh diri.
 
"Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Keluarga menerima kenyataan ini sebagai takdir," jelasnya.
 
Lutfi menambahkan, saat ini pihaknya telah mengamankan serangkaian barang bukti terkait kasus ini. Antara lain, tali yang dipakai korban untuk mengakhiri hidupnya, serta dua bua kursi yang digunakan untuk pijakan korban.
 
"Kami memberikan edukasi kepada masyarakat, jangan mudah tergiur bujuk rayu pinjol apalagi pinjol ilegal, karena kalau enggak bisa bayar akan diteror dan bunga akan membengkak beberapa kali lipat," tegasnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif