Warga berjalan menyusuri jalan yang masih terendam banjir di Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (19/1/2021). ANTARA/ VJ Hamka Agung
Warga berjalan menyusuri jalan yang masih terendam banjir di Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (19/1/2021). ANTARA/ VJ Hamka Agung

Penyintas Banjir dan Longsor di Jember Butuh Bantuan

Nasional banjir longsor tanah longsor bencana alam bencana banjir
Antara • 20 Januari 2021 08:19
Jember: Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilanda banjir dan tanah longsor dalam sepekan terakhir, sangat membutuhkan bantuan logistik dan personel terutama dari Pemprov Jawa Timur.
 
"Banjir melanda tujuh kecamatan dan tanah longsor menerjang dua kecamatan. Ada satu kecamatan yang dilanda banjir dan tanah longsor secara bersamaan yakni Kecamatan Tempurejo," kata Pelaksana tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Satuki, Rabu, 20 Januari 2021.
 
Berdasarkan data Pusat Pengendali Operasional (Pusdalops) BPBD Jember, hingga Senin, 18 Januari 2021, tercatat bencana banjir dan tanah longsor tersebut tersebar di 18 desa/kelurahan dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 4.178 kepala keluarga (KK).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak hanya rumah warga, tapi 12 fasilitas pendidikan, tiga fasilitas umum, dan 42 hektare lahan pertanian juga ikut terdampak bencana alam yang mengepung Jember tersebut.
 
Baca juga: Pengungsi Longsor Bogor Tinggal Sementara di Wisma PTPN
 
"Banjir melanda Kecamatan Bangsalsari, Tanggul, Gumukmas, Puger, Tempurejo, Ambulu, dan Jenggawah, sedangkan tanah longsor menerjang Kecamatan Patrang dan Tempurejo," tuturnya.
 
Di Kecamatan Bangsalsari terdapat satu desa yang terdampak banjir bandang yakni Desa Bangsalsari dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 68 KK dan tiga pondok pesantren terendam banjir. Bahkan tembok salah satu pesantren tersebut jebol diterjang derasnya banjir bandang yang membawa material kayu dan lumpur.
 
Banjir juga melanda Desa Tanggul Kulon dan Desa Klatakan di Kecamatan Tanggul dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 86 KK, kemudian di Kecamatan Gumukmas terdapat tiga desa; Desa Karangrejo, Bagorejo, Menampu, dengan 229 KK yang terdampak banjir.
 
Di Kecamatan Puger terdapat tiga desa yang direndam banjir yakni Desa Mlokorejo, Grenden, Mojosari dengan jumlah warga terdampak 1.283 KK dan satu pesantren juga terendam banjir.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif