Wali Kota Tegal Jawa Tengah Dedy Yon Supriyono sedang disuntik vaksin Sinovac. (Foto: Dok Pemkot Tegal)
Wali Kota Tegal Jawa Tengah Dedy Yon Supriyono sedang disuntik vaksin Sinovac. (Foto: Dok Pemkot Tegal)

Wali Kota Tegal Baru Divaksinasi Covid-19

Nasional vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Satu Tahun Covid-19 Vaksin untuk Indonesia
Media Indonesia.com • 21 April 2021 16:06
Tegal: Setelah beberapa waktu lalu dinyatakan belum lolos screening vaksinasi covid-19, akhirnya Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, mendapatkan suntikan vaksin merek Sinovac dosis pertama, pada Rabu, 21 April 2021.
 
Vaksinasi dilaksanakan oleh petugas dari Puskesmas Tegal Timur di bawah arahan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, Sri Primawati Indraswari.
 
"Wali Kota waktu itu belum layak atau tidak lolos screening vaksinasi. Untuk vaksinasi dosis kedua pada 28 hari mendatang," ujar Primawati, Rabu, 21 April 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Primawati menjelaskan selama Ramadan, pihaknya melayani pelaksanaan vaksin di malam hari setiap Senin hingga Jumat di Kantor Dinkes Kota Tegal, dimulai pukul 19.00- 21.00 WIB.
 
Baca juga: Perusahaan di Majalengka Komitmen Tak Mencicil Pembayaran THR
 
"Jadi bagi masyarakat Kota Tegal yang mungkin siang sedang menjalankan ibadah puasa dan tidak sempat melaksanakan vaksinasi, bisa melaksanakan pada malam hari di Dinas Kesehatan Kota Tegal, mulai pukul 19.00 WIB," terang Primawati.
 
Namun demikian, Prima menyampaikan bahwa pelayanan vaksinasi di siang hari masih tetap dilakukan di semua fasilitas pelayanan kesehatan yang berjumlah 15 lokasi.
 
"Vaksinai di Kota Tegal sudah dilaksanakan dari tahap ke I untuk tenaga kesehatan, tahap II untuk lansia dan pelayan publik," jelasnya.
 
Menurut Primawati untuk tahap pertama sudah mencapai 103,33 persen dan untuk dosis kedua 97,49 persen. 
 
"Sedangkan untuk pelayan publik, dosis pertama 87,16 persen dan untuk dosis kedua 74,05 persen," jelasnya.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif