Petugas mengamankan bus yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Panjalu-Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. (ANTARA/HO-Kantor SAR Bandung)
Petugas mengamankan bus yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Panjalu-Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. (ANTARA/HO-Kantor SAR Bandung)

Sopir Bus Maut yang Tewaskan 4 Orang di Ciamis Jadi Tersangka

Media Indonesia • 25 Mei 2022 16:36
Ciamis: Polres Ciamis menetapkan sopir bus Pariwisata PO Pandawa berinisial IP, 49, warga Tanggerang menjadi tersangka setelah gelar perkara dilakukan pada Rabu, 24 Mei dini hari. Penetapan tersangka tersebut, sesuai dengan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
 
Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, mengatakan, penanganan kasus kecelakaan yang terjadi di Tanjakan Pari, Desa Payungsari, Kecamatan Panumbangan sesuai hasil penyelidikan dan penyidikan termasuk memeriksa 14 orang saksi di lokasi kejadian.
 
Dari hasil olah TKP, ditemukan adanya kelalaian seorang pengemudi dan mengakibatkan 4 orang meninggal. Akan tetapi, dalam penetapan tersebut untuk kondektur hanya menjadi saksi atas kejadian tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami telah melakukan gelar perkara kejadian itu termasuk memeriksa saksi memang tidak ada yang melihat kejadian tersebut. Namun, pemeriksan lainnya yang dilakukan selama ini ada dari 3 orang penumpang, 4 orang warga setempat, 5 orang pemilik rumah dan 2 orang keluarga meninggal semuanya sesuai dengan hasil gelar perkara adanya kelalaian yang dilakukan pengemudi," kata Tony di Ciamis, Kamis, 25 Mei 2022.
 
Baca: Sopir Bus Maut di Ciamis Menyerahkan Diri
 
Pengemudi dianggap lalai ketika melewati turunan hingga kondisi jalan sempit menjadi penyebab utama dari faktor manusia dan kurangnya antisipatif dalam berkendara. Namun, profesi supir sudah berpengalaman tetapi dari kejadian itu kurang menguasai pengereman.
 
"Dari hasil gelar perkara penyebab utamanya lalai dalam berkendara hingga menyebabkan kerusakan material, luka ringan dan meninggal dunia. Akan tetapi, bus pariwisata PO Pandawa itu telah membawa rombongan peziarah Majelis Ta'lim Tarbiatul Muftabi'in dari Tanggerang, Banten tapi untuk kondisi rem yang telah dilakukan dikategorikan cukup baik tetapi sopir tidak menguasai rem saat melakukan oper persneling," ujarnya.
 
Sopir terancam 1 tahun penjara dan ayat 4 diancam 4 tahun karena supir telah berusaha kabur tanpa memberikan pertolongan terhadap korban.
 
Sebelumnya, bus Pariwisata PO Pandawa nomer polisi DK 7307 WA yang membawa rombongan peziarah Majelis Ta'lim Tarbiatul Muftabi'in dari Tanggerang, Banten mengalami kecelakaan di Tanjakan Pari, Desa Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, pada Sabtu, 21 Mei sekitar pukul 17.30 WIB hingga menyebabkan empat orang meninggal dan puluhan lainnya luka-luka.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif