bawang putih. Foto : MI/Panca.
bawang putih. Foto : MI/Panca.

Virus Korona Picu Inflasi di Kota Solo

Nasional inflasi Virus Korona
Triawati Prihatsari • 03 Maret 2020 15:31
Solo: Badan Pusat Statistik (BPS) Solo mencatat adanya korelasi antara inflasi yang terjadi di Kota Solo pada Februari 2020 dengan merebaknya virus korona covid-19. Kepala BPS Solo, Totok Tavirijanto, mengatakan virus korona covid-19 menyebabkan pasokan bahan kebutuhan pokok dari Tiongkok berkurang.
 
"Inflasi bulan Februari di Kota Solo sebesar 0,41 persen. Meskipun tidak berdampak langsung, namun virus korona memberikan pengaruh besar terhadap inflasi tersebut," kata Totok di Solo, Selasa, 3 Maret 2020.
 
Baca: Kemenkes Bantah Dua Pasien Korona Tak Dikabari

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Totok menjelaskan bawang putih adalah salah satu komoditas yang menyebabkan tingginya inflasi pada Februari. Pasokan bawang putih di Solo semuanya berasal dari Tiongkok.
 
"Saat ini wabah virus korona sedang merambah di Tiongkok sehingga mempengaruhi harga bawang putih," jelas Totok.
 
BPS Solo mencatat komoditas bawang putih memberikan andil sebesar 0,19 persen pada inflasi Februari 2020. Pihaknya juga mencatat adanya komoditas lain penyebab inflasi, seperti semangka, cabai merah, beras, dan daging ayam.
 
Totok menambahkan beberapa upaya telah dilakukan untuk mengendalikan inflasi, di antaranya dengan melakukan operasi pasar komoditas bawang putih.
 
"Karena pasokan bawang putih di Solo dan bahkan Indonesia sebagian besar datang dari Tiongkok. Maka ke depan kami berharap bawang putih tidak lagi mahal dan stoknya normal sehingga tidak lagi menjadi penyebab inflasi kembali di bulan Maret," pungkas Totok.
 
Baca;Virus Korona, Kepanikan, dan Cara Mengendalikannya
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif