Ilustrasi. (Foto: ANTARA/M Agung Rajasa)
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/M Agung Rajasa)

Tunggakan Pelanggan PLN Baturaja Capai Rp1,6 Miliar

Nasional tarif listrik
Antara • 30 Juni 2020 22:57
Baturaja: Tunggakan pelanggan PLN Rayon Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan hingga Juni 2020 tercatat mencapai Rp1,6 miliar. Tunggakan itu berasal dari iuran listrik sejumlah warga selama tiga bulan terakhir.
 
"Jumlah tunggakan pelanggan PLN Baturaja yang melayani wilayah OKU dan OKU Timur sampai Juni 2020 mencapai Rp1,6 miliar," kata Manager ULP PLN Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Achmad Meiledy, Selasa, 30 Juni 2020.
 
Dia memerinci, sebanyak Rp1,2 miliar merupakan tunggakan pelanggan selama satu bulan. Sedangkan Rp400 juta sisanya berasal dari pelanggan yang terlambat membayar selama dua bulan terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut, kata dia, pelanggan yang menunggak rekening listrik terdiri atas tiga kelompok yakni pelanggan yang menunggak selama satu bulan dengan jumlah 10 ribu pelanggan, dua bulan sebanyak 1.160 sambungan, dan menunggak selama tiga bulan sebanyak 27 pelanggan.
 
Bagi pelanggan yang menunggak selama satu bulan, lanjut dia, sanksi yang dijatuhkan yakni membayar denda masing-masing Rp3 ribu per pelanggan.
 
Baca juga:Kabupaten Sleman Bebas dari Zona Merah Covid-19
 
"Biasanya setelah kami kirim surat pemberitahuan bahwa sudah menunggak bayar rekening listrik, para pelanggan yang menunggak ini dengan segera melunasi tagihannya," sambung dia.
 
Sedangkan bagi pelanggan yang sudah menunggak membayar rekening listrik selama dua bulan, kata dia, sanksinya lebih berat yakni pemutusan sambungan listrik.
 
"Sesuai aturan mereka harus melunasi tagihannya dulu. Baru listrik di rumah mereka kami sambung lagi," tegasnya.
 
Kemudian bagi pelanggan yang menunggak selama tiga bulan dikenai sanksi berupa pemutusan permanen dan penyitaan Kwh meter.
 
"Untuk di OKU jumlah pelanggan yang menunggak tiga bulan pada Juni 2020, sebanyak 27 pelanggan. 14 di antaranya sudah diputus permanen dan 13 pelanggan baru proses pengajuan ke pusat," ungkapnya.
 
Dia mengatakan, langkah tegas ini dilakukan untuk memotivasi para pelanggan PLN agar konsisten dan tepat waktu memenuhi kewajibannya membayar rekening listrik.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif