Ilustrasi Yogyakarta. Dok. MI
Ilustrasi Yogyakarta. Dok. MI

Perantau DIY Diharap Buka Usaha Jika Ditolak Masuk Jakarta

Nasional Virus Korona umkm virus corona
Ahmad Mustaqim • 28 Mei 2020 04:38
Yogyakarta: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berharap perantau yang ditolak masuk ke Jakarta bisa melakukan hal produktif. Salah satunya dengan membuka usah demi menjaga perekonomian.
 
"Kalau dia tidak boleh kembali ke Jakarta dan masih ber-KTP DIY dia akan punya kontribusi positif terhadap DIY. Tidak kembali ke pabrik bisa membuka usaha di Jogja," kata Sekretaris Daerah Pemerintah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, di Yogyakarta, Rabu, 27 Mei 2020.
 
Warga tersebut bisa jadi potensi pemanfaatan sumber daya manusia (SDM). Ia menilai warga perantau merupakan orang yang telah miliki modal keterampilan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bekerja di tempat-tempat yang bukan saja buruh pabrik saja tetapi juga dari tempat-tempat yang lain bisa kita andalkan," kata dia.
 
Perantau DIY Diharap Buka Usaha Jika Ditolak Masuk Jakarta
 
Ia memperkirakan tak sedikit warga DIY yang tersampak pemutuhan hubungan kerja (PHK) di tanah rantau. Pelatihan yang didapat dari Kementerian Tenaga Kerja juga bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha baru.
 
"Mereka akan cari peluang sendiri, kalau sudah dilatih dan mereka sudah menjadi tenaga terlatih. Dilatih secara online dan diberi biaya sedikit modal," katanya.
 
Pemerintah, kata dia, bisa membantu stimulus kesempatan izin permodalan. Ini menjadi bagian penanggulangan dampak covid-19 pemerintah DIY yang telah menggandeng perbankan.
 
"Kita sifatnya stimulan memberi kesempatan izin permodalan, menyambungkan dengan perbankan. Tapi kita tidak memberikan modal langsung APBD, tapi beri kemudahan. Kalau dari APBD itu bantuan tunai tentu berbeda," ungkapnya.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif