NEWSTICKER
ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Pemkot Semarang Tambah Kapasitas Ruang Isolasi

Nasional Virus Korona
Mustholih • 23 Maret 2020 16:28
Semarang: Rumah Sakit Umum Daerah K.R.M.T. Wongsonegoro, Semarang, Jawa Tengah, mengajukan penambahan anggaran Rp4,5 miliar untuk menambah ruang isolasi bagi pasien dalam pengawasan virus korona covid-19. Kapasitas ruang isolasi di RS Wongsonegoro diklaim tidak mencukupi lagi untuk menampung pasien dalam pengawasan yang setiap hari terus bertambah.
 
"RS Wongsonegoro mengajukan tambahan Rp4,5 miliar untuk tambah ruang isolasi. Kapasitas awal di Wongsonegoro 14 ruang isolasi. Tapi hari ini sudah 29 pasien dalam pengawasan yang masuk. Tambahan Rp4,5 miliar ini untuk meningkatkan kapasitas sampai 41 kamar isolasi," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Senin, 23 Maret 2020.
 
Hendrar Prihadi menjelaskan anggaran pencegahan penyebaran virus korona yang semula ditetapkan Rp27 miliar ini kemungkinan bakal bertambah. Hendrar Prihadi mengaku sedang menghitung keseluruhan anggaran yang akan digunakan untuk menanggulangi virus korona di Semarang. "Jadi politik anggaran mungkin lebih dari Rp27 miliar," jelas Hendrar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hendrar mengatakan sampai hari ini sudah ada 71 pasien berstatus dalam pengawasan di Kota Semarang. Untuk menyiasati bertambahnya jumlah pasien yang terpapar virus korona ke depan, Hendrar Prihadi akan menyiapkan Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kota Semarang.
 
"Ada 30 Kamar yang sudah kita siapkan. Nanti kita BKO-kan ke tenaga medis di RS Wongsonegoro. Kami sudah koordinasikan ke Rumah Sakit Tentara dan RS Bhayangkara. Rumah dinas maupun aula di sana sudah mulai dilakukan pembangunan. Bisa menampung 120 kamar untuk PDP," ungkap Hendrar.
 
Hendrar Prihadi menargetkan 30 Maret 2020, tambahan kamar isolasi ini sudah bisa digunakan untuk merawat pasien yang terinfeksi virus korona. "Kemampuan kamar sudah terbatas. di RS Wongsonegoro sudah overload, sehingga perlu disiasati untuk pasien dalam pengawasan," beber Hendrar.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif