Suasana rapat bersama jajaran Forkopimda di Gedung Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu 13 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Gonti Hadi Wibowo
Suasana rapat bersama jajaran Forkopimda di Gedung Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu 13 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Gonti Hadi Wibowo

PSBB di Palembang dan Prabumulih Dimulai H+2 Lebaran

Nasional Virus Korona PSBB
Gonti Hadi Wibowo • 13 Mei 2020 16:21
Palembang: Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menargetkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palembang dan Prabumulih akan diberlakukan pada H+2 Lebaran. Penerapan PSBB menunggu aturan teknis yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali).
 
“Saya pastikan Kota Palembang dan Prabumulih sudah siap menerapkan PSBB usai lebaran nanti,” kata Herman saat mengelar rapat bersama jajaran Forkopimda di Gedung Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu 13 Maret 2020.
 
Herman mengatakan dalam penyusunan Perwali tersebut membutuhkan waktu sekitar tujuh hari sebelum ditandatangani gubernur. Setelahnya, sosialisasi selama lima hari kepada masyarakat sebelum PSBB diterapkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:PSBB Bogor Berlakukan Denda hingga Rp10 Juta
 
“Penerapan PSBB itu maksimalnya 14 hari. Kita lihat nanti apakah kasus covid-19 itu di Palembang dan Prabumulih akan meningkat atau menurun selama PSBB. Jika meningkat maka akan kita perpanjang PSBB,” jelasnya.
 
Ia meminta Wali Kota Palembang dan Prabumulih segera menyiapkan bantuan sosial sembako kepada warga. Serta mengundang pelaku usaha untuk meminimalisasi dampak ekonomi selama penerapan PSBB.
 
“Penerapan PSBB di Kota Palembang dan Prabumulih itu merupakan yang pertama kali di wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel). Sehingga dalam aturan selama PSBB nanti harus tegas, humanis, dan fleksibel kepada masyarakat,” jelasnya.
 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif