apolres Metro Bekasi Kota, Kombes Widjonarko (ketiga kiri). Foto: Medcom.id/Antonio
apolres Metro Bekasi Kota, Kombes Widjonarko (ketiga kiri). Foto: Medcom.id/Antonio

Bandar Sabu di Bekasi Tewas Ditembak

Nasional sabu
Antonio • 05 Februari 2020 17:30
Bekasi: Bandar sabu berinisial BJ tewas ditembak polisi, di Bekasi, Jawa Barat. BJ berusaha merebut senjata api polisi saat diminta menunjukkan lokasi rekannya.
 
"BJ ditangkap di Jalan Kartini, Margahayu, Kota Bekasi, pada Selasa, 4 Februari. Saat ditangkap, BJ kedapatan memiliki 0,3 gram sabu disimpan di dalam bungkus rokok," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Widjonarko di Bekasi, Rabu, 5 Februari 2020.
 
Menurut Widjonarko, kemudian penyidikmelakukan pengembangan dengan menggeledah kamar indekos pelaku di Jalan Bambu Kuning Selatan, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Bekasi. Sebanyak satu kilogram sabu dalam plastik dan 254 gram sabu di dalam plastik sedang disita dari kamar kos BJ.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi secara keseluruhan jumlahnya 1.254 gram," ucapnya.
 
Pihaknya juga menyita satu timbangan, lima telepon seluler, korek api dan beberapa plastik kecil. BJ mengaku telah empat kali mengedarkan sabu.
 
"Pertama dan kedua 1.000 gram, ketiga dan keempat 2.000 gram. Yang keempat ini rencana 2.000 gram namun masih tersisa 1.254 gram," jelasnya.
 
Dia menuturkan BJ mengaku mendapat pasokan sabu dari seseorang berinisial AG, di kawasan Cikunir, Kecamatan Bekasi Selatan, Bekasi. Namun, saat diminta menunjukkan lokasi AG, BJ berusaha merebut senjata api polisi.
 
"Petugas melakukan tindakan tegas terukur mengenai badan dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit dan pada Rabu, 5 Februari 2020 pelaku meninggal," bebernya.
 
BJ juga merupakan residivis. Dia telah dua kali menjalani proses hukum. Masing-masing di wilayah Jakarta Barat dan di Bekasi Kota. Pihaknya segera memburu AG yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
 
"Kita akan terus berupaya mencari informasi informasi sehingga kita bisa mengungkap yang lebih besar atau bahkan bisa membuat Kota Bekasi bebas dari peredaran narkoba," tandasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif