Kebakaran di TPA Supit Urang Malang. Foto: Dok Humas Pemkot Malang
Kebakaran di TPA Supit Urang Malang. Foto: Dok Humas Pemkot Malang

Kebakaran TPA Supit Urang Belum Padam

Nasional kebakaran
Daviq Umar Al Faruq • 21 Oktober 2019 19:10
Malang: Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, belum padam. Api membakar lahan TPA sejak Jumat, 18 Oktober 2019 hingga hari ini Senin, 21 Oktober 2019.
 
Wali Kota Malang, Sutiaji beserta Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto dan Kepala Perangkat Daerah meninjau langsung lokasi kebakaran di TPA Supiturang, Senin 21 Oktober 2019. Beberapa titik masih tampak mengepulkan asap meski tidak menampakan kobaran api.
 
Sutiaji langsung mengambil beberapa langkah dan menginstruksikan kepada OPD terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan untuk berupaya memadamkan api serta menangani masyarakat yang terdampak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hal ini musibah yang harus kita atasi sesegera mungkin; dan ini tentu menjadi tanggung jawab kita bersama," kata Sutiaji.
 
Sutiaji menjelaskan musibah kebakaran terus terjadi di setiap tahun. Dia mengklaim musibah terjadi karena kemarau panjang memicu gas metan terbakar.
 
"Saat ini kami berupaya untuk melakukan injeksi pendinginan ke dalam timbunan sampah agar air bisa masuk sampai ke titik api, hal ini merupakan salah satu inovasi dari Damkar Kota Malang karena memang baru kami yang memilikinya," imbuhnya.
 
Pemkot Malang baru memiliki dua alat injeksi. Dalam waktu dekat, lima alat injeksi akan ditambah untuk memadamkan bara api. Sutiaji mengungkap dibutuhkan tujuh alat injeksi untuk dipasang per 200 meter di lokasi kebakaran.
 
"Nantinya air yang masuk ke alat injeksi akan terus di alirkan tanpa henti sampai bara api yang ada di dalam benar-benar padam, jadi selain penyiraman air dari atas kami juga akan melakukan pemadaman api di dalam tumpukan sampah menggunakan alat injeksi," pungkasnya.
 
Seluas 10 hektare lahan di TPA Supit Urang terdampak kebakaran. Api belum bisa dipadamkan karena sulitnya medan, sumber air yang jauh, dan kencangnya angin. Bahkan, asap kebakaran sempat melintas hingga luar Kota Malang, hingga ke Wagir, Kabupaten Malang.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif