Ilustrasi. Kebakaran lahan sawit di Pekanbaru, Riau. Foto: ANT/Rony Muharrman
Ilustrasi. Kebakaran lahan sawit di Pekanbaru, Riau. Foto: ANT/Rony Muharrman

Dua Kebun Sawit di Kalbar Disegel

Nasional kabut asap Kebakaran Lahan dan Hutan
Antara • 18 September 2019 11:25
Pontianak: Jajaran Polda Kalimantan Barat menyegel dua lahan kebun sawit, di Kabupaten Sintang dan Kabupaten Sambas karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono memerintah jajarannya untuk menindak tegas kasus karhutla.
 
Didi menjelaskan lahan sawit di Kabupaten Sintang milik PT GMU di Dusun Ajak, Kecamatan Kelam Permai, disegel Polres Sintang, pada Senin, 16 September 2019. Lahan sawit milik PT GMU terbakar seluas 7,65 hektare.
 
"Ini dalam proses penyelidikan oleh Unit III Tipiter Satreskrim Polres Sintang," ungkap Didi, di Pontianak, Kalbar, Rabu, 18 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Kabupaten Sintang telah mengecek langsung ke lokasi kebakaran lahan PT GMU. Dia menekankan spanduk larangan aktivitas membakar lahan telah dipasang sejak Senin sore, pukul 15.00 WIB.
 
"Selain menyegel lahan perusahaan yang terbakar, PT GMU juga diminta untuk menjaga dan memantau setiap lokasi perkebunan yang rawan terbakar dan tidak melakukan aktivitas di lokasi yang telah disegel tersebut," tegasnya.
 
Didi menambahkan penyidik Satreskrim Polres Sintang tengah berkoordinasi dengan saksi ahli untuk proses pemeriksaan. Pun pihaknya juga berencana memeriksa saksi dan penanggung jawab perusahaan selau pemilik lahan yang terbakar.
 
"Saksi ahli dari perkebunan, lingkungan hidup, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, dan Badan Pertanahan Nasional," jelasnya.
 
Sementara di Kabupaten Sambas, Didi mengungkap, penyegelan dilakukan di lahan seluas dua hektare milik PT CKP di Dusun Dadau, Desa Tempapan Hulu, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Senin, 16 September 2019. Dia menuturkan saat penyegelan ditemukan dua set mesin yang sedang memadamkan api di lahan tersebut.
 
"Waktu kejadian (kebakaran) mulai 12 Agustus 2019. Olah tempat kejadian perkara telah dilakukan, penyegalan, dan mengamankan barang bukti," tandasnya.

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif